30 C
Sidoarjo
Tuesday, March 10, 2026
spot_img

Kapolri Ajak Buruh KSPSI Bersatu Dukung Upaya Perdamaian Presiden

Surabaya, Bhirawa

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak elemen buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) bersatu menghadapi dinamika global sekaligus mendukung upaya diplomasi perdamaian yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

“Dalam kesempatan silaturahmi ini, saya mengajak teman-teman serikat buruh, khususnya dari KSPSI, untuk selalu waspada dan kita juga bersatu menghadapi situasi kondisi global,” kata Sigit saat Silaturahmi Ramadhan di Kantor DPD KSPSI Jawa Timur, Surabaya, Selasa.

Ia mengatakan dinamika global yang terjadi belakangan ini berpotensi menimbulkan dampak terhadap kondisi dalam negeri sehingga seluruh elemen bangsa, termasuk buruh, perlu menjaga nilai persatuan dan kesatuan.

“Oleh karena itu, tentunya menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat, dan khususnya, teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada,” ujar Sigit.

Kapolri mengatakan Presiden Prabowo Subianto saat ini terus mendorong berbagai upaya diplomasi untuk menjaga perdamaian dunia sekaligus memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

“Sehingga kemudian upaya-upaya yang dilakukan pemerintah saat ini untuk bisa melakukan berbagai macam upaya melaksanakan diplomasi perdamaian, upaya menjaga agar ekonomi kita tetap terjaga,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah juga terus menggelorakan program kemandirian bangsa melalui upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi.

“Ini terus digelorakan sehingga kita bisa berdiri di atas kaki sendiri dan untuk bisa melakukan ini semua, tentunya butuh kekompakan, butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa,” ujar Sigit.

Berita Terkait :  Komisi D DPRD Respon Trans Jatim Koridor 8 Tuai Penolakan

Ia menambahkan pengalaman menghadapi pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa semangat persatuan mampu membawa Indonesia keluar dari situasi sulit dan kembali memulihkan pertumbuhan ekonomi.

“Kita pernah menghadapi situasi sulit. Beberapa tahun yang lalu, kita menghadapi situasi COVID. Indonesia sempat terpuruk, kondisi ekonominya kita pernah minus. Namun dengan semangat bersama kita bersatu menghadapi itu ekonomi kita bisa tumbuh kembali,” tutur Sigit. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!