Situbondo, Bhirawa
Jajaran Polres Situbondo menggelar acara tatap muka antara Pembina dan Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo bersama seluruh anggota Polwan, ASN, serta jajaran Bhayangkari se cabang Situbondo. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran ganda wanita dalam mendukung kinerja Polri sekaligus menjaga keutuhan keluarga.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie selaku Pembina Bhayangkari, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para istri anggota Polri yang menjadi sosok tangguh di balik keberhasilan tugas suami di lapangan.
Dalam sambutannya, AKBP Bayu menekankan pentingnya peran Bhayangkari sebagai cooling system atau peneduh hati dalam rumah tangga di tengah tekanan tugas kepolisian yang cukup tinggi.
”Keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan negeri tidak hanya ditentukan oleh strategi di lapangan, tetapi juga ditentukan oleh ketenangan, doa, dan dukungan yang Ibu-ibu berikan di dalam rumah tangga,” ujar AKBP Bayu.
Secara khusus, Kapolres memberikan penekanan mengenai gaya hidup para anggota. Ia mengimbau agar keluarga besar Polres Situbondo menjauhi perilaku pamer kekayaan atau flexing di media sosial dan mengedepankan pola hidup sederhana. Juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter anak dan manajemen keuangan keluarga guna mencegah tindakan koruptif.
”Jaga harkat dan martabat institusi dengan hidup bersahaja. Hindari gaya hidup hedonis yang dapat memicu kecemburuan sosial. Kesederhanaan adalah bentuk kemewahan yang paling tinggi,” tegasnya.
Hal senada dikatakan Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Lana Bayu AS. Menurutnya, organisasi yang dipimpinnya fokus pada empat pilar utama yakni pemberdayaan ekonomi kreatif melalui UMKM, seksi sosial (pencegahan stunting), ketahanan keluarga di era digital (literasi hoaks), serta bantuan sosial bagi masyarakat.
”Bhayangkari terus berkomitmen untuk tidak hanya menjadi pendamping suami, tapi juga menjadi wanita yang produktif. Kami ingin memastikan ibu-ibu memiliki kreativitas yang menghasilkan namun tetap tak melupakan kewajiban dalam keluarga,” ucap AKBP Bayu.
AKBP Bayu menegaskan komitmen seluruh anggota Bhayangkari untuk bijak dalam bermedia sosial dan menjadikannya sarana edukasi positif. Melalui empat pilar gerakan tersebut, Bhayangkari Situbondo berupaya menjadi benteng pertama dalam menjaga privasi dan keamanan institusi Polri dari dampak negatif era digital. [awi.fen]

