Kota Malang, Bhirawa
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, kembali menegaskan komitmen institusinya untuk terus mendampingi dan membersamai keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Dalam suasana penuh haru, jajaran Polresta Malang Kota mengundang 32 keluarga korban yang berdomisili di Kota Malang untuk bersilaturahmi di Ballroom Sanika Satya Wada, Rabu (21/1) sore.
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang dialog untuk menyerap aspirasi dan harapan keluarga korban. Kombes Pol Putu Kholis didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Ny Uthe Putu Kholis, serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota, menekankan pendampingan ini adalah panggilan moral.
””Kami ingin menjadikan Polresta Malang Kota sebagai rumah yang menaungi, membersamai, dan selalu hadir bagi keluarga korban Kanjuruhan. Ini adalah kewajiban moral kami, baik secara pribadi maupun institusi,” ujar Kombes Pol Putu Kholis di hadapan keluarga korban.
Mantan Kapolres Malang ini menjelaskan, nilai-nilai kemanusiaan dan pendekatan humanis yang telah dibangun sebelumnya akan terus dilanjutkan. Ia meminta seluruh jajarannya, mulai dari PJU hingga Kapolsek, untuk memiliki empati dan nuansa kebatinan yang sama dalam mendukung keluarga korban.
Dalam sesi dialog, Kapolresta membuka ruang bagi keluarga untuk menyampaikan keluh kesah serta harapan mereka. Menanggapi hal ini, Kapolres menyatakan siap memfasilitasi berbagai kebutuhan yang berada dalam kewenangan kepolisian maupun menjembatani dengan instansi terkait.
””Kami siap mendukung penuh, mulai dari pendampingan bagi putra-putri keluarga korban yang ingin mengikuti seleksi anggota Polri, layanan kesehatan, hingga penjajakan beasiswa pendidikan. Kami juga siap menjembatani penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Kota Malang dan OPD terkait,” tegasnya.
Tak hanya itu, kemudahan layanan administrasi seperti pengurusan SIM di Satlantas dan SKCK di Satintelkam juga menjadi prioritas bagi keluarga korban. Bagi keluarga yang berhalangan hadir, Kapolresta menginstruksikan para Kapolsek untuk melakukan jemput bola dengan bersilaturahmi langsung ke rumah masing-masing.
”Bagi yang belum sempat hadir karena pekerjaan atau kondisi kesehatan, saya titipkan kepada para Kapolsek untuk mendatangi langsung dan menyampaikan tali asih sebagai bentuk kepedulian kami,” tambahnya.
Hadir dalam kegiatan ini pengamat kepolisian, Bambang Rukminto yang turut mengapresiasi konsistensi Polresta Malang Kota dalam menjaga hubungan emosional dengan para keluarga korban. Acara ditutup dengan doa bersama untuk para almarhum dan almarhumah tragedi Kanjuruhan, sebagai penguat batin bagi keluarga yang ditinggalkan. [mut.fen]

