Polres Gresik, Bhirawa
Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026. Polres Gresik memperketat pengawasan internal dengan menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak). Terhadap kesiapan Senjata Api (Senpi) milik anggota Polres Gresik, guna memastikan kesiapan operasional aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Pemeriksaan dipimpin Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution dan jajaran Seksi Profesi Pengamanan (Sipropam), bersama bagian logistik Polres Gresik, menyasar puluhan senjata api dinas. Baik laras pendek maupun laras panjang, yang dipegang personel Polres hingga jajaran Polsek.
Dalam Sidak ini, setiap anggota yang memegang Senpi diwajibkan menunjukkan Senpi dinas. Beserta kelengkapan administrasinya, untuk dilakukan pengecekan secara menyeluruh. Pengecekan dilakukan secara detail dan menyentuh berbagai aspek penting, guna memastikan senjata api berada dalam kondisi siap pakai serta digunakan sesuai prosedur.
Beberapa komponen yang diperiksa antara lain kondisi fisik senjata, kelengkapan amunisi, serta legalitas administrasi kepemilikan. Petugas memeriksa kebersihan senjata, serta memastikan seluruh mekanisme berfungsi dengan baik agar tidak menimbulkan kendala saat digunakan. Selain itu, jumlah dan kelayakan amunisi turut dihitung dan dicocokkan dengan data inventaris.
Dan yang terpenting, masa berlaku Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) juga diperiksa guna memastikan setiap personel, yang memegang senjata telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
”Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan internal yang rutin dilakukan, guna menjaga profesionalisme anggota di lapangan. Pengecekan adalah bentuk pengawasan internal yang ketat, memastikan seluruh senjata api dalam kondisi baik. Serta personel yang memegangnya tertib secara administrasi,” ujarnya.
Melalui pemeriksaan ini, Polres Gresik memastikan Kesiapan Alat Material (Almat). Tetapi juga menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab personel, dalam penggunaan senjata api dinas. Kegiatan juga menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri.
AKBP Ramadhan menegaskan, pengawasan diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran. Mencegah penyalahgunaan senjata api, serta memastikan penggunaan kekuatan oleh aparat tetap terukur dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kondisi senjata yang terawat dan personel yang disiplin, menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Sehingga perayaan Idulfitri di Gresik, dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif. [kim.fen]


