Pemprov Jatim, Bhirawa
Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Jatim gerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang lansia tunggal yang tinggal dalam kondisi memprihatinkan di kawasan Kalibokor, Surabaya, Senin (2/3/2026).
Lansia tersebut diketahui bernama Hari Andrean Schrander (68), berdasarkan hasil asesmen awal tim di lapangan, Hari hidup seorang diri. Istrinya masih hidup, namun tidak tinggal bersamanya. Kondisi kesehatannya saat ini cukup memprihatinkan karena menderita pneumonia dan membutuhkan perawatan intensif.
Selain persoalan kesehatan, tim juga menemukan kendala serius dalam aspek administrasi. Hari tidak memiliki identitas aktif. KTP miliknya terblokir, diduga karena belum melakukan perekaman ulang. Akibatnya, ia juga tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan sehingga kesulitan mengakses layanan pengobatan secara optimal.
Tim JSC segera melakukan koordinasi lintas daerah dengan TKSK Kabupaten Bandung untuk menelusuri dan memvalidasi data kependudukan yang bersangkutan. Langkah ini penting agar proses aktivasi kembali identitas dapat segera dilakukan sebagai dasar pengurusan jaminan kesehatan dan perlindungan sosial lainnya. Selain itu, tim juga melakukan penelusuran dan konfirmasi keberadaan keluarga inti guna memastikan dukungan keluarga dapat dihadirkan dalam penanganan kasus ini.
JSC Tim Respon Kasus, Nursoleh, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menangani kasus ini secara cepat dan terukur. Begitu menerima laporan masyarakat, tim langsung turun untuk asesmen.
“Kondisi kesehatan yang bersangkutan membutuhkan perhatian serius, sehingga penyelesaian administrasi kependudukan menjadi prioritas utama. Tanpa identitas aktif, akses terhadap layanan kesehatan dan jaminan sosial menjadi terhambat. Kami akan kawal sampai tuntas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antarwilayah sangat penting dalam kasus-kasus lansia terlantar atau tunggal yang memiliki riwayat domisili berbeda. “Koordinasi dengan TKSK Kabupaten Bandung sudah kami lakukan untuk memastikan validasi data berjalan cepat. Prinsip kami jelas: tanggap, cepat, dan tuntas,” tegasnya.
Dinsos Jatim mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan warga lanjut usia atau kelompok rentan yang membutuhkan bantuan, agar intervensi dapat segera dilakukan sebelum kondisi semakin memburuk.[rac.ca]


