Tokoh masyarakat dan tokoh agama serta pemuda berbaur dengan Satgas TMMD Ke-127 Situbondo saat mengadakan syukuran Senin malam kemarin.
Situbondo, Bhirawa.
Jelang berakhirnya program TMMD Ke-127 Kodim 0823/Situbondo, suasana kebersamaan terasa di Masjid At-Taqwa, Dusun Plampang, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, kemarin malam. Usai melaksanakan salat tarawih, personel Satgas TMMD bersama masyarakat menggelar tasyakuran sekaligus acara perpisahan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta seluruh personel Satgas TMMD ke-127 yang selama ini bekerjasama dengan warga membangun berbagai sarana di wilayah Dusun Plampang.
Acara berlangsung sederhana namun penuh makna. Warga dan personel Satgas TMMD duduk bersama di dalam masjid, memanjatkan doa dan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan TMMD yang berjalan dengan baik dan lancar.
Tokoh masyarakat Dusun Plampang, Sonhaji menyampaikan rasa terima kasih kepada TNI yang telah hadir dan bekerja bersama masyarakat. Menurut Sonhaji, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa pembangunan fisik seperti jalan dan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan warga.
“Selama kegiatan TMMD berlangsung, kami merasakan kebersamaan yang luar biasa. TNI tidak hanya bekerja membangun desa kami, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga masyarakat di sini,” ungkap Sonhaji.
Sementara itu, pengawas umum Satgas TMMD ke-127 Kodim 0823 Situbondo, Kapten Inf Joni Kriswanto menuturkan, bahwa kebersamaan Satgas yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menjadi kenangan yang sangat berharga. Meski program kegiatan segera berakhir, hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat diharapkan kedepan tetap terjalin dengan baik.
“Melalui kegiatan tasyakuran dan perpisahan ini, terlihat wujud kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD ke-127 di Dusun Plampang menjadi bukti bahwa gotong royong dan semangat persatuan mampu menghadirkan perubahan bagi masyarakat di daerah terpencil,” imbuh Kapten Joni.
Dengan berakhirnya program TMMD ke-127 yang akan ditutup pada hari Rabu (11/3) di alun alun kota Situbondo, sambung Kapten Joni, masyarakat Dusun Plampang kini memiliki akses dan fasilitas yang lebih baik.
“Namun lebih dari itu, kenangan kebersamaan antara warga dan prajurit TNI akan selalu menjadi cerita yang membekas di hati masyarakat,” pungkas Kapten Joni. (awi.hel)


