Situbondo, Bhirawa
Menjelang pelantikan seluruh pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Situbondo, Bupati Mas Rio melakukan wawancara khusus kepada 27 pejabat calon Kepala Dinas/Kepala Badan, Sabtu malam kemarin (27/12).
Menurut Mas Rio, sebelumnya pihaknya sudah melakukan assessment, sebagai salah satu dua tahapan dalam seleksi calon Kadis.
“Ya, satu, assessment itu untuk kebutuhan mutasi dan rotasi. Yang kedua, dari kekosongan yang ada maka dibuka nanti open rekrutmen atau open bidding,” tutur Mas Rio.
Nah, lanjut Mas Rio, saat ini ada 27 pejabat eselon II dilakukan assessment serta pemeringkatan oleh tim penguji. “Sekarang saya wawancara face to face. Saya bertanya soal komitmen membantu Situbondo. Bukan sekedar membantu, bukan loyal pada Mas Rio dan Mbak Ulfi, tetapi loyal kepada Situbondo,” aku Mas Rio.
Mas Rio kembali menekankan agar di hati dan pikiran para pejabat tersebut ada kata Situbondo. Dan itu akan mewakili akuntabilitas, integritas, dan kemampuan untuk mewujudkan Situbondo naik kelas.
“Nah, poin terbesarnya terjadi ada pada SLA ya. Service Level Agreement. Jadi, itu semacam kontrak kinerja antara calon pejabat dengan saya, dengan Mbak Ulfi,” tambah Mas Rio lagi.
Nah, terang Mas Rio, nanti dari hasil wawancara tersebut akan di ploting masing-masing ke dinas-dinas terkait sesuai dengan prinsip tour of duty.
“Jadi yang sudah lebih dari 2 tahun, kecuali yang mau pensiun nih. Atau ada catatan khusus, ketika saya membutuhkan di tempat lain itu menjadi pertimbangan untuk dilakukan rotasi dan mutasi,” tandas Mas Rio.
Mas Rio mengakui saat ini ada jabatan yang sebagian kosong. Nantinya, jabatan itu terutama di dinas-dinas yang menjadi fokus, prioritas, itu akan ada open bidding. Misalnya seperti di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan itu.
“Selama ini kan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan itu menjadi tempat tahanan politik. Nah, sebaliknya, nanti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di era saya dan Mbak Ulfi akan menjadi sesuatu yang harusnya menarik. Bahkan sangat menarik,” pungkas Mas Rio. [awi.gat]


