Pemkot Mojokerto, Bhirawa
Menjelang perhelatan Mojotirto 2026, Pemerintah Kota Mojokerto mulai mematangkan berbagai persiapan. Salah satunya melalui kegiatan kerja bakti (korve) yang dipusatkan di kawasan Taman Bahari Majapahit (TBM), dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (10/4), sekaligus menjadi momentum pengecekan kesiapan lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan tahunan tersebut.
Menariknya, dalam kesempatan itu, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita hadir dengan bersepeda dari Rumah Rakyat bersama Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi dan Sekretaris Daerah Gaguk Tri Prasetyo.
Ning Ita menjelaskan bahwa kerja bakti ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan area, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi siap digunakan saat acara berlangsung.
“Minggu depan kita akan ada kegiatan Mojotirto, kegiatan rutin setiap tahun. Kegiatannya akan difokuskan di Sungai Ngotok di tempat ini. Makanya, seminggu sebelum kegiatan besar ini kita laksanakan korve atau kerja bakti, sekaligus melihat mana yang perlu dibenahi untuk persiapan kegiatan,” terangnya.
Selain itu, kegiatan gowes yang dilakukan juga merupakan bagian dari implementasi kebijakan bike to work yang telah diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mendukung pengurangan beban subsidi negara.
“Gowes ini adalah konsekuensi dari aturan yang harus berlaku bagi seluruh wilayah Kota Mojokerto. Ini bagian dari upaya membantu pemerintah agar konsumsi BBM bisa diturunkan,” imbuhnya.
Program bike to work tersebut juga disinergikan dengan kegiatan kerja bakti bersama masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional “Indonesia Asri”.
Sebagai informasi, rangkaian kegiatan Mojotirto 2026 akan digelar pada 18 April mendatang. Selain prosesi Umbul Dungo sebagai puncak acara, juga akan diselenggarakan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dayung yang memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur. [oky.dre]


