24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Jelang Lebaran, Polres Tulungagung Gelar Operasi Keselamatan Turunkan Fatalitas Laka

Tulungagung, Bhirawa
Polres Tulungagung mulai Senin (2/2) sampai Minggu (15/2) menggelar Operasi Keselamatan Semeru tahun 2026. Operasi ini bertujuan untuk menurunkan fatalitas kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

”Tujuan dari Operasi Keselamatan Semeru tahun 2026 yang pertama untuk mendisplinkan masyarakat dan menurunkan fatalitas laka lantas,” ujar Wakapolres Tulungagung, Kompol Arie Taufan Budiman, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 tahun 2026 di halaman Mapolres Tulungagung, Senin (2/2).

Menurut Wakapolres, selama dua pekan operasi tersebut, Polres Tulungagung akan melakukan upaya preemtif dan prefentif. Selain juga termasuk upaya represif.

”Dalam Operasi Keselamatan Semeru tahun 2026, upaya preemtif diantaranya dengan melakukan edukasi dan sosialisasi ke PO-PO Bus serta kampanye di media massa. Sedang untuk preventif akan dilakukan upaya rump check untuk keselamatan dan kelayakan bus pengangkut penumpang,” paparnya.

Sementara itu, untuk tindakakan prefentif, Wakapolres Arie menandaskan akan dilakukan tilang dengan penggunaan ETLE dan juga tilang secara manual. ”Untuk tilang manual dilakukan dengan skala prioritas bagi pengendara menggunakan knalpot brong, tidak menggunakan helm dan melawan arus,” tegasnya.

Selanjutnya Wakapolres Arie membeberkan jika jumlah personel yang diterjunkan di operasi menyambut Operasi Ketupat Semeru tahun 2026 menjelang lebaran itu sebanyak 149 orang. Termasuk dari TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

Berita Terkait :  Empat Parpol Belum Kirim Nama Jabatan Pimpinan DPRD Gresik

”Ada pun wilayah yang menjadi atensi karena merupakan wilayah blanckspot adalah di daerah Kecamatan Ngunut dan Kecamatan Gondang yang merupakan perlintasan dari luar kabupaten masuk ke Kabupaten Tulungagung,” paparnya lagi.

Catatan Satlantas Polres Tulungagung, jumlah laka lantas pada tahun 2025 sejumlah 31 kejadian. Meningkat dari tahun sebelumnya yang sebanyak 24 kejadian. Dalam kejadian Laka Lantas itu, pada tahun 2025 jumlah korban yang meninggal dunia sebanyak satu orang. Sedang pada tahun 2024 korban tidak ada yang meninggal dunia. [wed.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru