Kab Malang, Bhirawa
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabuoaten Malang Makhrus Soleh, telah mekukuhkan Pengurus HKTI Tingkat Kecamatan, yakni sebanyak 1.000 Pimpinan Anak Cabang (PAC) tersebar di 33 kecamatan. Pengukuhan PAC tersebut digelar di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Rabu (14/1) pagi.
Menurut, Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang Mahkrus Soleh, Rabu (14/1), usai mengukukuhkan Pengurus PAC HKTI Kabupaten Malang, untuk memperkuat organisasi tani sekaligus menunjukkan komitmen mewujudkan kedaulatan pangan dari tingkat desa. Dalam pengukuhkan itu juga kita lakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Regenerasi Kehidupan Nusantara sebagai produsen Pupuk Regent. Sedangkan MoU disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Jawa Timur (Jatim) HM Arum Sabil dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang KH Misno Fadlol Hijja. “Dalam pengukuhan pengurus PAC, kata Ketua DPD HKTI Jatim berharap
pelantikan ini bisa mengembangkan pertanian menjadi lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Malang,” kata Mahkrus, saat menyampaikan pernyataan Ketua DPD HKTI Asrum Sabil.
Ditegaskan, dengan pelantikan ini bisa memberikan kehidupan baik bagi petani, dan bisa membawa pertanian menjadi lebih baik ke depannya. Sedangkan pelantikan ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan upaya membangun peradaban pertanian yang berakar kuat dari petani. Sehingga dengan mengukuhkan 33 PAC ini, kita ingin membuat peradaban. Benihnya adalah petani, batangannya organisasi. Dari situlah kedaulatan bangsa, khususnya dari Kabupaten Malang, bisa tercipta,” katanya.
Mahkrus menerangkan, HKTI Kabupaten Malang telah menjalankan sejumlah program unggulan yang sejalan dengan agenda nasional swasembada pangan. Salah satunya adalah tanam dan panen padi unggul yang dilaksanakan pada 7 Januari lalu dan diikuti secara daring melalui Zoom bersama Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. HKTI Kabupaten Malang sudah melaksanakan program tanam dan panen padi unggul sebagai bagian dari program swasembada pangan nasional.
Selain padi, lanjut dia, HKTI Kabupaten Malang juga menginisiasi program penanaman benih durian unggul. Setiap PAC direncanakan akan mendapatkan bibit durian sebagai bagian dari pengembangan komoditas unggulan daerah. Sehingga durian di Kabupaten Malang kita jadikan prioritas unggulan. Kita bina ranting HKTI bekerja sama dengan warga yang memiliki lahan untuk ditanami durian. “Dan tidak hanya durian, pengembangan juga diarahkan pada komoditas hortikultura lainnya seperti alpukat, kelengkeng, dan salak, yang diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus menyokong Program Makan Bergizi (MBG),” paparnya.[cyn.ca]

