30 C
Sidoarjo
Thursday, April 2, 2026
spot_img

Harumkan UIN Madura, Karya Nuri Wahda S. Tembus Jurnal Bereputasi Nasional

Pamekasan, Bhirawa

Nuri Wahda Salsabila Usmany, mahasiswi Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, menorehkan prestasi membanggakan. Karya ilmiah tugas akhirnya berhasil dipublikasikan di jurnal bereputasi nasional terindeks SINTA 2.

Pencapaian ini tidak hanya mengharumkan nama almamater, tetapi juga menjadi syarat baginya untuk bisa lulus tanpa menempuh ujian skripsi.

Artikel yang ditulis bersama dosen pembimbing, Itaanis Istianah, mengangkat tema yang sangat relevan, yaitu interaksi sosial lintas agama di lingkungan kerja. Penelitian berjudul “Interaksi Sosial Antarumat Beragama di Tempat Kerja” ini mengambil studi kasus di Vihara Avalokitesvara Pamekasan, sebuah tempat ibadah umat Buddha yang mempekerjakan tenaga kerja dari berbagai latar belakang agama.

“Kami menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam dengan pekerja Muslim serta pengunjung, dan dokumentasi,” terang Nuri.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial yang terjadi di lingkungan vihara bersifat asosiatif, yang ditandai dengan kerja sama, akomodasi, dan saling menghormati.

“Yang menarik, interaksi yang awalnya didorong oleh motif ekonomi perlahan berkembang menjadi hubungan sosial yang lebih luas, dilandasi rasa saling percaya, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan,” tambahnya.

Para pekerja Muslim menunjukkan strategi adaptif yang baik, seperti menjaga profesionalitas, komunikasi yang santun, serta memahami batasan saat ritual keagamaan berlangsung. Dukungan keterbukaan dari institusi dan keluarga juga turut memperkuat rasa nyaman dan keterikatan sosial.

Berita Terkait :  PMI Sidoarjo Kirim 125 Kantong Darah Korban Bencana di Sumatera

Penelitian ini dinilai memberikan kontribusi penting dalam kajian hubungan antaragama, membuktikan bahwa interaksi di tempat kerja bisa menjadi ruang nyata membangun toleransi di tengah masyarakat majemuk.

Dosen pembimbing, Itaanis Istianah, berharap pencapaian ini bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan meneliti isu-isu sosial kontemporer.

“Prestasi Nuri menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa FTIK UIN Madura mampu menjadi agen perubahan dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis,” tegasnya. [din.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!