36 C
Sidoarjo
Thursday, March 12, 2026
spot_img

Harga Bahan Pokok di Kabupaten Malang Menjelang Lebaran Dalam Batas Aman

Kab Malang, Bhirawa

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah (H), Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Malang yang meliputi Polres Malang dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melakukan monitoring dan pengecekan bahan pangan pokok di wilayah Kabupaten Malang.

Bahkan, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andriko Noto Susanto turun langsung ke lapangan untuk memantau secara langsung ke perusahaan perunggasan penyedia telur dan daging ayam di wilayah Kabupaten Malang. Selain itu juga memantau harga bahan pokok selama bulan suci Ramadan hingga Lebaran, di wilayah Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Hal ini dibenarkan, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar, Kamis (12/3), kepada wartawan, bahwa Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto, pada Rabu (11/3) kemarin, telah turun langsung untuk memantau ke perusahaan perunggasan penyedia telur dan daging ayam, serta memantau ketersedian bahan pokok selama bulan Ramadan hingga Lebaran, di wilayah Kecamatan Tumpang.

Tujuannya, untuk memastikan persediaan telur dan daging ayam di sejumlah perusahaan. Selain itu, untuk memastikan bahwa pasokan bahan pokok penting (bapokting) di Kabupaten Malang aman selama bulan suci Ramadan hingga Lebaran tetap aman, serta harga tetap stabil di pasaran.

“Pengecekan tersebut merupakan bagian dari langkah pengawasan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan maupun lonjakan harga bahan pangan. Dan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok, khususnya daging ayam dan telur ayam, tetap tercukupi selama bulan Ramadan hingga Idulfitri,” tuturnya.

Berita Terkait :  Kembalikan Fungsi Bendung Gerak sebagai Pengendali Banjir di Bojonegoro

Dalam pengecekan tersebut, lanjut dia, tim melakukan pemantauan langsung terhadap distribusi dan ketersediaan stok bahan pangan. Hasilnya, stok komoditas utama seperti daging ayam dan telur ayam dipastikan dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk memastikan ketersediaan bahan pangan, harga komoditas berpotensi tetap stabil sampai Lebaran, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan stok bahan pangan. Dari hasil pengecekan persediaan bahan pangan pokok masih mencukupi dan dipastikan tidak terjadi lonjakan harga.

Hafiz menegaskan, pihaknya bersama Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap distribusi dan harga bahan pokok di pasaran guna menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Malang.

 Berdasar pantauan di Pasar Tumpang, dia menyebutkan, untuk harga bahan pokok terkendali, salah satunya adalah harga telur ayam Rp29 ribu per kilogram, ada kenaikan harga jika dibanding sebelumnya, yakni Rp26 ribu per kilogram, namun harga itu masih berada di batas aman.

“Kami akan terus melakukan monitoring bersama instansi terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan harga bahan pokok tetap stabil sehingga masyarakat dapat menjalankan Ramadan hingga Lebaran dengan tenang,” ujarnya.

Ditempat terpisah, salah satu pembeli bahan pokok asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Lutfiah membenarkan, jika harga telur ayam pada pada awal bulan suci Ramadan ada kenaikan per kilogramnya, yang kini harga telur ayam mencapai Rp29 ribu, sebelumnya Rp26 ribu atau ada kenaikan Rp2 ribu per kilogramnya. Begitu juga harga cabai, daging ayam, dan bawang ada kenaikan selama memasuki bulan Ramadan.

Berita Terkait :  Pj. Bupati Madiun Monev Pelaksananan Pekerjaan Kontruksi Tahab 6 TA 2024

“Kami berharap agar kenaikan bahan pokok ini, menjelang Hari Raya Idul Fitri tidak lagi ada kenaikan. Dan jika ada kenaikan, maka akan memberatkan masyarakat,” tegasnya. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!