27 C
Sidoarjo
Monday, March 30, 2026
spot_img

Halalbihalal Lintas Generasi, Smamda Surabaya Satukan Seluruh Kekuatan


Surabaya, Bhirawa
SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya menggelar Halalbihalal 1447 H dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Halalbihalal digelar pada Senin (30/3) atau 11 Syawal 1447 H ini mengusung tema ”Jejak Panjang Pengabdian, Membangun Kebersamaan, Meraih Kemuliaan”.

Berbeda dengan tradisi halalbihalal dan silaturahim biasanya. Halalbihalal tahun ini Smamda Surabaya melibatkan seluruh komponen sejarah sekolah, mulai dari guru dan karyawan aktif, para mantan kepala sekolah, mantan guru, hingga perwakilan alumni dari berbagai angkatan sejak tahun 1975.

Menurut Kepala Smamda Surabaya, Ustadz Muklasin, langkah ini diambil untuk menyatukan seluruh kekuatan demi pengembangan sekolah di masa depan. ”Hari ini kita mencoba menyatukan seluruh kekuatan, baik yang sekarang masih bertugas maupun yang sudah purna. Harapan kami, semua komponen ini sebagai unsur penting untuk pengembangan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya ke depan,” ujar Ustadz Muklasin.

Dalam rangkaian acara ini, para mantan kepala sekolah diminta memberikan pesan-pesan moral dan spiritual sebagai nilai yang diwariskan kepada guru-guru junior. Mengingat Smamda bergerak di bidang jasa pendidikan, masukan dan kritik dari para pendahulu dianggap krusial untuk menjaga kualitas lulusan.

Sementara itu, Ustadz M Wahyudi, Kepala Smamda periode 1984-1999, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan kapabilitas guru. Menurutnya, sekolah tidak hanya sekadar mengumpulkan murid, tetapi harus memberikan nilai tambah dalam hal ibadah, penguasaan teknologi, dan pengembangan bakat.

Berita Terkait :  Pemdes Ketanen Panceng Gresik Sulap Bekas Tambang Galian Batu Kapur Jadi Wisata Dino Gunung Pundut

“Karakter Muhammadiyah itu tetap sama, yakni penguasaan IPTEK namun tetap berlandaskan kejujuran dan takwa. Ini yang menjadi nilai tambah kita. Kemajuan Smamda tidak boleh lepas dari moral, jangan sampai terjadi kebangkrutan spiritual,” tegas Ustadz Wahyudi yang juga pernah mengajar Pendidikan Agama Islam ini.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang refleksi perjalanan sekolah yang kini telah memasuki kepemimpinan generasi ketiga. Melalui sinergi antar-generasi ini, Smamda Surabaya menargetkan penguatan sarana prasarana serta kualitas SDM yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan akar moralitasnya. [fen.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!