30 C
Sidoarjo
Sunday, March 22, 2026
spot_img

Hadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD se-Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi

Surabaya, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Kediri terus mengitensifkan gerakan pangan murah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Bulan Ramadan hingga Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menguatkan sinergi dalam menjaga stabilitas harga ini, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui wakilnya Dewi Mariya Ulfa menghadiri acara High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Jawa Timur.

“Mas Bupati juga terus melakukan kegiatan pasar murah (pangan murah) di beberapa titik termasuk hari ini dalam rangka menstabilkan harga pasar,” kata Mbak Dewi, sapaan Dewi Mariya Ulfa usai mengikuti acara High Level Meeting yang digelar di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis (26/2/2026).

Gerakan pangan murah ini mulai dilaksanakan sebelum Ramadan hingga menjelang Idul Fitri mendatang secara bergiliran di berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri.

Berbagai komoditas disediakan dalam kegiatan ini seperti, beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan kebutuhan pokok lain.

Di Kabupaten Kediri, menurut Mbak Dewi pasokan kebutuhan pokok termasuk harga masih stabil. Hanya saja, diakui, sebagaimana terjadi di beberapa daerah ada komuditas sempat mengalami kenaikan.

Untuk itu, Pemkab Kediri akan terus turun melakukan operasi pasar memastikan harga dan pasokan kebutuhan pokok termasuk gas LPG aman.

“Kemarin sempet sedikit ada kelangkaan (LPG) di beberapa daerah Kediri bagian selatan. Dari PT Pertamina Patra Niaga kemarin juga telah memastikan pasokan yang sekarang sudah stabil,” terangnya.

Berita Terkait :  Tekan Inflasi dan Wujudkan 100 Hari Kerja Kepemimpinan Bupati Muh Al Barra, Pemkab Mojokerto Gelar Operasi Pasar Tradisional

Sementara itu terkait TP2DD, diungkapkan Mbak Dewi, transaksi pemerintah daerah di Kabupaten Kediri telah banyak yang sudah berbasis digital. Termasuk dalam pembayaran pajak PBB, masyarakat sudah bisa membayar pajak secara online dan langsung masuk ke kas daerah.

“Pajak sudah, parkir kita juga sudah dan transaksi di beberapa pasar juga telah memakai QRIS,” tandasnya. [pkp.adv]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!