25 C
Sidoarjo
Monday, March 31, 2025
spot_img

H-2 Lebaran, Gubernur Jatim Khofifah Borong Daging di Pasar Besar Madiun untuk Diberikan Warga

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Madiun, Dr. Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun melakukan peninjauan harga bahan pokok (bapok) di Pasar Besar Madiun (PBM), Sabtu (28/3). foto: sudarno/bhirawa.

Kota Madiun, Bhirawa.
H-2 Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Madiun, Dr. Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun melakukan peninjauan harga bahan pokok (bapok) di Pasar Besar Madiun (PBM), Sabtu (28/3).

Kesempatan itu, sesampainya di PBM, Gubernur Khofifah memborong bahan kebutuhan pokok dan puluhan kilogram ayam potong dan daging sapi diberikan kepada warga yang saat itu belanja di PBM. Selain itu juga Khofifah masih sempat memberikan uang transpot dan sembako kepada warga.

Gubernur kepada awak media menyatakan semua harga bahan pokok menjelang lebaran ini masih stabil dan masih terjangkai. Misalnya harga beras, gula, minyak goreng minyak Kita masih turun naik. Artinya semua harga bapok masih dibawah HET (harga eceran tertinggi). Kecuali cabai memang tidak ada HET nya dan sekarang ini cabai memang mengalami kenaikan.

“Yang penting suplai lancar stok aman,”ungkap Khofifah.

Sekarang ini masyarakat cukup ramai dan di Pasar Besar Madiun saat ini harga tetap terjangkau. Kenapa memilih kunjungan di Kota Madiun. Spontan Gubernur menyatakan,

“Ini sampling dari BPS dan tidak semua pasar menjadi sampling BPS. Yang mana dimana terdapat inflasi atai deflasi, BPS mengadakan sampling dan itu yang menjadi pedoman kami mengadakan peninjauan ke sejumlah pasar sesuai hasil sampling BPS tersebut,”jelas Gubernur kepada awak media, usai peninjauan di PBM.

Berita Terkait :  Diskoperindag Situbondo Gelar Bimtek IKM Tembakau dan Pengembangan SIHT

Sementara itu harga kebutuhan bahan pokok di PBM Sabtu (29/3) sesuai data dari Dinas Pasar Kota Madiun menyebutkan, Beras Medium Rp 13.000/kg HET Rp 12.500/kg. Bersa premium Rp 15.000/kg HET Rp 14.900/kg. Gula pasir Rp 17.500/kg HET RP 17.500/kg. Minyak goreng curah Rp 20.000.000 kg HET Rp 17.500/kg. Daging sapi Rp 130.000/kg HET Rp 140.000/kg.

Dagingr Ayam Ras Rp 35.000/kg HET Rp 40.000/kg. Telur Ayam Ras Rp 25.000/kg HET Rp 30.000/kg. Bawang Merah Rp 50.000/kg HET Rp 36.000/kg. Kedelai lokal Rp 12.000/kg HET Rp 11.400/kg. Cabai Merah Keriting Rp 50.000/kg HET Rp 37.000/kg. Cabai Rawit Merh Rp 75.000/kg HET Rp 40.000/kg.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Dr. Maidi kepada awak media juga menyatakan, kalau di Kota Madiun tidak akan terjadi deflasi. Karena diantara Dinas Pasar Kota Madiun dengan Bulog selalu berkordinasi perihal ketersediaan pengadaan pangan.

“Dengan cara seperti itu harga pangan di pasar tidak akan bisa naik. Karena pasar sudah dibantu penjualan di beberapa tempat. Sehingga pasar tidak bisa menaikkan harga. Kalau toh naik, pasar tidak akan laku,”ungkap Wali Kota.

Masih menurut Gubernur, ditanya soal pembebasan pajak dan balik nama pemilik kendaraan bermotor, Gubernur mengatakan, “Susah sejak 4-5 tahun lalu mas kita sudah memberikan insentif Rp 1,54 trilyun yang telah menggunakan obyek pengunaan sepeda motor. Jadi sudah lima tahun kita memberikan kebebasan ensentif bagi pembayar pajak sepeda motor yang mungkin belum bisa bayar pajak karena kesibukan apa-apa begitu” jelasnya.

Berita Terkait :  Satu Wujud Syukur, Masyarakat Panggul Lakukan Labuh Laut Pantai Joketro

Tinjau Pasar Pangan Murah Dimong

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Didampingi Bupati H. Hari Wuryanto dan Wabup Madiun dr. Purnomo Hadi meninjau Pasar Pangan Murah di Lapangan Desa Dimong Kabupaten Madiun, Sabtu (29/3)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak bersama Wabup. dr. Purnomo Hadi meninjau pelaksanaan pasar pangan murah di Lapangan Desa Dimong, Kabupaten Madiun, Sabtu (29/3/2025). Kegiatan ini untuk mengendalikan harga pangan selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi di Kab. Madiun.

“Program pasar pangan murah ini harganya jauh dibawah harga pasar. Program ini sebagai upaya Pemprov Jatim untuk meringankan beban masyarakat, karena menjelang lebaran permintaan sembako meningkat,” jelas Khofifah Indar Parawansa usai meninjau pasar pangan murah di Desa Dimong.

Menurutnya, bahan pangan yang dijual di pasar pangan murah itu harganya relatif lebih murah dibandingkan harga di pasaran, seperti beras premium dijual Rp13.000/kg sedangkan di pasaran harganya Rp 14.075/kgm. Beras medium dijual Rp11.000 /kg sedangkan di pasaran harganya Rp12.375 /kg.

Minyak kita di pasaran Rp16.875/ liter, sementara di pasar pangan murah dijual Rp13.000/ liter. Gula pasir di pasaran Rp17.375/kg, sementara di pasar pangan murah dijual Rp14.000 /kg. Kemudian, telur ayam di pasaran Rp 25.750/kg dijual Rp 22.000 /kg.

Berita Terkait :  Sinergi NU dan Umat, Kunci Wujudkan Indonesia Maslahat

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Didampingi Bupati H. Hari Wuryanto dan Wabup Madiun dr. Purnomo Hadi meninjau Pasar Pangan Murah di Lapangan Desa Dimong Kabupaten Madiun, Sabtu (29/3) diteruskan foto bersama. foto: sudarno/bhirawa.

Selain itu, Bawang Putih Sinco di pasaran Rp. 37.250/kg, di pasar pangan murah dijual Rp. 30.000/kg. Bawang merah di pasaran Rp. 41.000/kg dijual Rp. 30.000/kg. Cabai Rawit Merah di pasaran Rp.79.500/kg, di pasaran Rp. 70.000/kg, dan masih bahan pangan lainnya yang harganya lebih murah.

Khofifah menambahkan, jika stok pangan di Jawa Timur menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah semua dipastikan aman. “Insya Allah, stok pangan semua aman, bahkan sangat aman, distribusinya juga sangat lancar,” ungkapnya.

Dalam peninjauan pasar pangan murah ini, Gubernur Khofifah didampingi Kepala Bakorwil Madiun R. Heru Wahono Santoso, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah pejabat daerah terkait. (dar.hel).

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru