28 C
Sidoarjo
Wednesday, January 14, 2026
spot_img

Gubernur Khofifah Ajak Dunia Industri Bangun Ekosistem Kerja Andal

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan Kadisnakertrans Jatim Sigit Priyanto saat memberikan penghargaan pada Bupati/Walikota Pembina K3 Terbaik, salah satunya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Peringati Bulan K3 Nasional 2026 di Petrokimia Gresik

Pemprov, Bhirawa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional tahun 2026 yang dipusatkan di kawasan industri Petrokimia Gresik, Rabu (14/1). Dalam momentum tersebut, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya membangun ekosistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang profesional dan kolaboratif sebagai pilar utama daya saing industri di Jawa Timur.

Tema tahun ini, “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, disebut Gubernur sangat selaras dengan semangat Jatim Kerja dalam kerangka Nawa Bhakti Satya.

“K3 bukan sekadar kewajiban administratif atau pemenuhan regulasi, melainkan nilai luhur untuk melindungi nyawa pekerja. Di Petrokimia Gresik ini, kita melihat bagaimana sinergi antara teknologi, manajemen, dan sumber daya manusia harus menyatu dalam budaya keselamatan,” ujar Gubernur di hadapan peserta upacara.

Simulasi K3 dalam peringatan Bulan Bhakti K3 Tahun 2026

Capaian Prestasi Jatim dan Petrokimia
Pemilihan Petrokimia Gresik sebagai lokasi upacara bukan tanpa alasan. Perusahaan solusi agroindustri ini merupakan salah satu dari 717 penerima penghargaan K3 di Jawa Timur tahun 2026 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Berita Terkait :  Mentan Tantang Jatim Tingkatkan Produk Padi 12 Juta Ton per tahun

Gubernur sendiri kembali mencatatkan sejarah dengan menerima penghargaan Pembina K3 Terbaik Nasional untuk ke-6 kalinya berturut-turut. Prestasi ini diperkuat dengan capaian di tingkat daerah yang mencakup:

  • 354 perusahaan di Jatim meraih Zero Accident Award.
  • 154 perusahaan mendapatkan sertifikasi Sistem Manajemen K3 (SMK3).
  • 9 Bupati/Wali Kota di Jatim menerima penghargaan Pembina K3 terbaik.

Empat Tantangan Utama
Dalam amanatnya, Gubernur mengingatkan dunia usaha mengenai empat tantangan struktural K3:

*Optimalisasi kapasitas pembinaan dan pengawasan yang harus merata.
Integrasi layanan K3 agar tidak terfragmentasi antar instansi.
*Penguatan pendekatan promotif dan preventif (pencegahan lebih murah dari pengobatan).
*Peningkatan jumlah perusahaan yang mengimplementasikan SMK3 secara sistematis.

“Kita ingin sistem K3 yang andal, yang mampu menghadapi krisis tanpa bergantung pada ketersediaan anggaran atau figur individu tertentu,” tegas Gubernur.
Pantun Semangat K3

Menutup upacara, Gubernur Khofifah membakar semangat para pekerja Petrokimia Gresik dan undangan yang hadir melalui rangkaian pantun bertema keselamatan:
“Bulan K3 penguat kepedulian, semangat!
Lingkungan kerja aman kondusif penuh kebersamaan, semangat!
Cegah bahaya harus teliti, semangat!
Sehat selamat untuk keluarga yang selalu menanti, semangat!”

Gubernur berharap, peringatan di tahun 2026 ini menjadi momentum bagi seluruh pelaku industri di Jawa Timur untuk menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga manusiawi dan ramah lingkungan. Kegiatan dilanjutkan pemberian penghargaan ditutup dengan simulasi penanganan K3. rac. wwn

Berita Terkait :  Kadindik Jatim Lepas 25 Murid Kontingen Final OSN SD-SMP, Optimis Kontingen Mampu Harumkan Nama Jawa Timur

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru