32 C
Sidoarjo
Wednesday, March 18, 2026
spot_img

Gratis Dua Hari! Kado Lebaran, Gubernur Khofifah Bikin Warga Jatim Bisa Keliling Tanpa Keluar Ongkos

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika meninjau transportasi Trans Jatim.

Pemprov Jatim, Bhirawa.
Kabar gembira datang jelang Lebaran. Warga Jawa Timur mendapat “angin segar” dengan adanya layanan Trans Jatim digratiskan selama dua hari, membuka peluang masyarakat bersilaturahmi tanpa terbebani ongkos transportasi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadirkan kebijakan pro-rakyat dalam menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah berupa layanan transportasi publik Trans Jatim gratis selama dua hari, yakni pada 21–22 Maret 2026.

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh koridor layanan Trans Jatim di wilayah Gerbangkertasusila dan Malang Raya, kecuali untuk layanan Trans Jatim Luxury.

Gubernur Khofifah menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memberikan kemudahan mobilitas masyarakat, khususnya pada momentum Lebaran yang identik dengan meningkatnya aktivitas silaturahim.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan Lebaran yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya melalui layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan gratis,” ujar Khofifah.

Menurutnya, pembebasan tarif ini berlaku pada hari H dan H+1 Idul Fitri sebagai stimulus untuk mendukung mobilitas masyarakat yang melakukan kunjungan atau unjung-unjung ke keluarga maupun kerabat.

“Ini bentuk stimulus agar masyarakat bisa bergerak lebih mudah saat Lebaran, terutama untuk bersilaturahim dengan keluarga dan kerabat,” imbuhnya.

Selain pembebasan tarif, Pemprov Jawa Timur juga melakukan penyesuaian operasional layanan Trans Jatim pada hari pertama Lebaran. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan aktivitas masyarakat yang melaksanakan Salat Ied pada pagi hari.

Berita Terkait :  DPR RI Tekankan Empat Pilar Perkuat SDM di Lamongan

“Saat hari H Lebaran, Trans Jatim beroperasi mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. Tetapi saat H+1 Lebaran, operasional kembali normal seperti hari biasa yaitu mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB,” katanya. 

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan bahwa kebijakan ini juga memiliki nilai strategis dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas selama periode Lebaran. Dengan mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik, diharapkan dapat menekan potensi kepadatan dan risiko kecelakaan di jalan raya.

“Dengan adanya layanan Trans Jatim gratis ini, kami berharap masyarakat dapat beralih ke transportasi publik sehingga perjalanan menjadi lebih aman, tertib, dan nyaman,” tegasnya.

Program ini, lanjut Khofifah, sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan sistem transportasi yang inklusif, terjangkau, dan berkelanjutan.

“Silaturahim menjadi lebih dekat, perjalanan menjadi lebih hemat. Mudik nyaman tidak harus mahal,” ungkapnya.

Khofifah pun mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program ini bersama keluarga dan kerabat, sekaligus mendukung budaya penggunaan transportasi publik.

“Ayo ajak keluarga dan teman untuk memanfaatkan layanan Trans Jatim gratis ini. Dua hari ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ajak Khofifah.

“Naik Trans Jatim saat Lebaran adalah langkah kecil menuju perubahan besar menuju Jawa Timur yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (geh.hel)

Berita Terkait

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!