25 C
Sidoarjo
Wednesday, March 4, 2026
spot_img

Gandeng Perguruan Tinggi, Pemkot Batu Realisasikan Program 1000 Sarjana


Kota Batu, Bhirawa
Pemerintah Kota Batu terus memperlebar kerja samanya dengan Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Malang Raya. Hal ini dilakukan untuk merealisasikan Program 1000 Sarjana sekaligus meningkatkan kesempatan bagi pelajar di Kota Batu untuk bisa mengikuti program unggulan pemkot ini.

Setelah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Malang, kini Pemkot Batu melebarkan sayapnya dengan mengajak kerja sama Universitas Kepanjen yang ada di Kabupaten Malang. Kedua belah pihak telah melakukan audiensi dimana Pemkot Batu diwakili Wawalkot Heli Suyanto, sedangkan dari Universitas Kepanjen dilakukan langsung sang rektor, Tri Nurhudi Sasono.

Heli Suyanto menyatakan bahwa Pemerintah Kota Batu membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi di Malang Raya termasuk Universitas Kepanjen. Karena mereka berkomitmen agar Program 1.000 Sarjana bisa terealisasi. Hal ini sebagai bentuk upaya pemkot untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Kota Batu.

“Kami mendorong kampus-kampus di wilayah Malang Raya untuk dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Batu guna mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Heli, Selasa (27/1).

Ia menjelaskan bahwa saat ini Universitas Kepanjen telah memiliki hampir 1.500 mahasiswa. Dan salah satu yang menarik perhatian Pemkot Batu untuk melakukan kerja sama karena pergurian tinggi ini memiliki program unggulan seperti Kuliah Sambil Magang (KSM), dan Kuliah Sambil Kerja (KSK). Hal ini diharapkan bisa membuat generasi muda Kota Batu bisa lebih berdaya dan mandiri di masa mendatang.

Berita Terkait :  Luncurkan "Kami Memohon", BLDF Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

Sebelumnya, dalam upaya merealisasikan Program 1000 Sarjana, Pemkot Batu telah menjalin kerja sama dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema), dan Universitas Islam Malang (Unisma).

Kerja sama dengan Polinema telah diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama atau Master of Understanding (MoU). Hal ini dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah dilaksanakan pada Oktober tahun lalu.

Penandatanganan MoU dan PKS saat itu dilakukan oleh Wali Kota Batu, Nurochman dan Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo. Dalam PKS mempertegas kerjasama program 1000 sarjana dan program vokasional lainnya.

“Polinema sebagai kampus vokasi memiliki peran besar dalam penguatan SDM. Kami menawarkan Kota Batu sebagai laboratorium vokasi, tempat mahasiswa bisa menerapkan teori yang mereka peroleh di kelas langsung ke lapangan,” ujar Nurochman.

Pria yang akrab disapa Cak Nur ini juga menegaskan bahwa Pemkot Batu terus memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk Polinema. Karena Pemkot Batu berkomitmen untuk membangun tata kelola pemerintahan yang kreatif dan partisipatif.

Untuk itu pemkot menyoroti pentingnya peran dunia pendidikan dan vokasi dalam menjembatani kesenjangan sosial. Langkah ini juga untuk menanggulangi disparitas ekonomi yang masih terasa di tengah masyarakat Kota Batu. [nas.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!