Sejumlah penerima manfaat BPNT yang gagal cek rekening sampai antre di teras depan Kantor Dinsos Kabupaten Tulungagung untuk mengurus perbaikan administrasi, Selasa (24/2).
Tulungagung, Bhirawa.
Ratusan penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Tulungagung mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung, Selasa (24/2). Mereka antre untuk mengurus perbaikan administrasi karena gagal cek rekening yang bisa berakibat tidak lagi menerima bantuan sosial (bansos).
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung, Fahmi Alif Aldianto, mengakui ada kendala proses pencairan bansos sehingga penerima manfaat BPNT mendatangi Kantor Dinsos.
“Kendala yang dialami mereka adalah gagal cek rekening. Tidak ada keterpaduan antara data buku rekening atau tabungan dan data kependudukan yang ada di DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional),” ujarnya.
Fahmi menyebut jumlah penerima manfaat BPNT yang bermasalah dengan gagal cek rekening itu sebanyak 821 orang.
“Saat ini sedang kami tangani agar rekening mereka padu dengan data kependudukan,” tambahnya.
Selanjutnya ia mengatakan jika pengurusan administrasi gegal cek rekening bagi penerima manfaat BPNT akan berakhir pada Rabu (25/2). Karena itu, bagi penerima manfaat yang gagal cek rekening untuk segera mengurus administrasinya di Kantor Dinsos Kabupaten Tulungagung.
“Waktunya tinggal besok (Rabu, 25/2) saja. Ini sesuai ketentuan jadwal yang kami terima,” paparnya.
Fahmi berharap bagi perangkat desa yang mengetahui warga desanya sebagai penerima manfaat BPNT dan mengalami gagal cek rekening segera berkoordinasi dengn Dinsos Kabupaten Tulungagung. Atau dapat melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan tenaga pendamping sosial terdekat.
“Jika sampai terlambat mengurus akan berisiko terburuk. Yakni, nama mereka sebagai penerima manfaat BPNT akan dialihkan ke orang lain. Terlebih saat ini warga yang terdata di Desil 1 sampai 4 masih banyak yang belum menerima bansos. Jadi kemungkinan besar ada kegagalan tidak segera diperbaiki bisa dialihkan ke penerima manfaat yang lain,” paparnya.
Data Dinsos Kabupaten Tulungagung mencatat jumlah calon penerima BPNT periode Januari – Maret 2026 sebanyak 73.782 orang. Mereka akan menerima uang Rp 200 ribu per bulan dan akan diterimakan per triwulan.
“Rencananya, pencairan untuk triwulan pertama pada bulan Maret depan. Sebelum Hari Raya Idul Fitri,” pungkas Fahmi. (wed.hel)


