24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Forkopimda Mediasi Perebutan Aset SMK Turen dan SMP Bhakti


Kab Malang, Bhirawa
Perebutan aset Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Turen dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bhakti Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang pada beberapa waktu lalu, para siswa-siswi sekolah setempat melakukan aksi unjuk rasa atas perseteruan antara Yayasan Pendidikan Teknologi Waskito Turen (YPTWT) dan Yayasan Pendidikan Teknologi Turen (YPTT). Bahkan dalam aksi tersebut, ada oknum siswa SMK melakukan perusakan kaca gedung sekolah.

Sehingga dengan perseteruan antar Yayasan, maka untuk mendamaikan kedua Yayasan tersebut, Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang turun untuk melakukan mediasi antara YPTWT dan YPTT.

Hal ini dilakukan untuk sama-sama mencari solusi, agar para siswa SMP dan SMK tenang dalam menjalani proses belajar mengajar. Sedangkan mediasi yang kita lakukan bersama Kapolres Malang, Komandan Kodim (Dandim) 0818 Kabupaten Malang/Kota Batu, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik), Camat Turen, dan lembaga terkait.

“Ini Kami lakukan untuk mencari solusi dan jalan tengah agar pembelajaran di SMK Turen maupun SMP Bhakti bisa kembali normal. Dari Hasil pertemuan sepakat, pendidikan diharapkan tetap berjalan sebagaimana biasanya, kemudian rapat ini juga dalam rangka menyelamatkan hak pendidikan anak, agar mendapatkan pendidikan yang aman dan nyaman,” kata Bupati Malang HM Sanusi, Minggu (18/1), kepada wartawan.

Menurut Sanusi, pertemuan akan dilakukan lagi dengan mendatangkan pihak YPTWT dan YPTT yang akan dilakukan di Kantor DPRD Kabupaten Malang, pada Senin (19/1). Sehingga akan ketemu dengan kedua belah pihak atau yayasan yang berseteru terkait perebutan aset lahan dan Gedung sekolah. Dengan kehadiran kedua belah pihak, untuk membuat kesepakatan bersama, yang nantinya akan kita mediasi dan menyaksikan langsung penandatanganan kesepakatan antara kedua yayasan tersebut.

Berita Terkait :  Wakil Wali Kota Batu Tekankan Yankes Berbasis Partisipasi

“Kami meminta kesepakatan pada kedua ketua yayasan itu, agar kegiatan belajar mengajar di SMK maupun SMP Bhakti Turen kembali berjalan normal. Karena jika tidak ada kesepakatan, maka akan mengganggu siswa dalam belajar di sekolah,” ujar Sanusi.

Sementera itu, Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, perebutan aset sekolah SMK dan SMP Bhakti Turen yang dilakukan YPTWT dan YPTT telah menjadi perhatian Forkompinda Kabupaten Malang. Karena dalam perseteruan antar kedua yayasan tersebut melibatkan siswa, dan juga adanya perusakan kaca gedung sekolah saat para siswa melakukan aksi unjuk rasa. Sehingga pihaknya memerintahkan Polsek Turen untuk melakukan pengamanan dan dibantu oleh anggota dari Koramil 0818/14 Turen. “Pengamanan telah dilakukan oleh personel Polsek Turen dan Koramil Turen,” ucapnya.

Hal yang sama, juga disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Zia Ulhaq, bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Malang telah berupaya untuk melakukan mediasi agar ditemukan jalan keluarnya atas polemik dualisme dualisme yayasan yang menaungi SMK Turen dan SMP Bhakti tersebut.

Dirinya, selaku anggota dewan juga sama-sama untuk memediasi perseteruan kedua yayasan tersebut. Dan jika tidak mencapai kesepakatan bersama maka kita lokalisir. “Artinya kita pindahkan, namun kedua belah pihak harus mau duduk bareng, membuat kesepakatan bersama,” tuturnya. [cyn.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru