Surabaya, Bhirawa
Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA) kolaborasi dengan Universiti Malaya mengadakan webinar internasional bertajuk “From Spasticity to Contracture: A Practical Neuromuscular-Musculoskeletal Approach to Stroke”
Webinar ini juga menjadi forum akademik internasional dalam memperkuat kolaborasi serta pertukaran pengetahuan di bidang rehabilitasi stroke berbasis pendekatan multidisiplin. Rabu, (1/4).
Dekan FK Unusa, Prof. Budi Santoso mengatakan pentingnya pendekatan holistik untuk menangani pasien stroke. “Ini jadi krusial mengingat stroke kerap menimbulkan komplikasi lanjutan seperti spastisitas (kekakuan otot) hingga kontraktur (keterbatasan gerak permanen), yang berpotensi menyebabkan disabilitas jangka panjang apabila tidak ditangani secara tepat,” jelasnya.
Lanjut Prof. Budi menjelaskan bahwa peningkatan kasus stroke sudah terlihat pada usia produktif, kondisi menjadi perhatian serius sebab berdampak kualitas hidup masyarakat serta produktivitas secara luas.
“Melalui forum internasional kami ingin memperkuat kolaborasi akademik sekaligus memperkaya wawasan tenaga kesehatan dalam menangani stroke secara komprehensif, mulai dari pencegahan komplikasi hingga rehabilitasi,” ujarnya.
Associate Professor Universiti Malaya, Anand Samugam menyampaikan bahwa Pendekatan neuromuskular dan muskuloskeletal harus dilakukan secara terintegrasi agar pasien stroke tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga memiliki kualitas hidup yang optimal.
“Pentingnya intervensi dini untuk mencegah komplikasi lanjutan pada pasien stroke, spastisitas yang ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi kontraktur permanen, sebab itu, intervensi sejak dini menjadi kunci utama dalam rehabilitasi,” tuturnya.
Perspektif nasional, Dr. Rita Vivera Pane turut memberikan pandangan klinis berdasarkan praktik di Indonesia. “Kolaborasi antara dokter, fisioterapis, dan tenaga kesehatan lainnya sangat menentukan keberhasilan rehabilitasi pasien stroke, terutama dalam mencegah disabilitas jangka panjang,” paparnya. [ren.wwn]


