Dandim 0814 Jombang bersama Bupati Jombang, serta Forkopimda Jombang saat tanam tebu bongkar ratoon di lahan milik Kodim 0814 Jombang, Sabtu (03/01).
Jombang, Bhirawa
Kodim 0814 Jombang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada gula nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Salah satu langkah nyata dilakukan yakni dengan kegiatan tanam perdana bongkar ratoon tanaman tebu di lahan milik Kodim 0814 Jombang seluas 3 hektar, Sabtu (03/01).
Bupati Jombang, Warsubi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional swasembada gula yang ditargetkan tercapai pada 2028 mendatang.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan tanam perdana bongkar ratoon di lahan Kodim Jombang,” kata Bupati Jombang.
“Ini merupakan program dari Bapak Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada gula nasional,” imbuhnya.
Bupati Warsubi menerangkan, Jombang saat ini masuk dalam lima besar daerah penghasil gula di Jawa Timur. Oleh karenanya, peran Jombang dinilai strategis dalam mendukung target nasional tersebut.
“Target bongkar ratoon di Jombang mencapai 2.554 hektar. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita untuk terus meningkatkan produksi gula,” beber Bupati Jombang.
Komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo mengatakan, keterlibatan TNI dalam program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian dan Pangdam V Brawijaya yang meminta optimalisasi lahan milik TNI untuk mendukung swasembada gula.
“Kami diperintahkan untuk memaksimalkan lahan-lahan milik TNI. Di Jombang, kami memiliki sekitar 3 hektar lahan yang bisa dimanfaatkan untuk tanaman tebu sebagai bentuk keseriusan mendukung program swasembada gula,” papar Dandim 0814 Jombang.

Dandim 0814 Jombang menambahkan, program ini juga memberikan manfaat besar bagi para petani tebu. Seluruh kebutuhan bibit hingga pembiayaan didukung oleh negara, sehingga meringankan beban petani dan meningkatkan keuntungan mereka.
“Manfaatnya sangat dirasakan petani. Bibit dan pembiayaan ditanggung negara, jadi ini sangat membantu dan menguntungkan,” ungkapnya.
Dandim 0814 Jombang menyampaikan, TNI akan berperan aktif dalam pendampingan, terutama dalam perluasan lahan dan pelaksanaan bongkar ratoon di wilayah Jombang.
“Harapan kami, TNI bisa membantu semaksimal mungkin agar target dari Kementerian Pertanian, khususnya di Jombang, bisa tercapai,” pungkas Dandim 0814 Jombang.(rif.hel)

