Lamongan, Bhirawa
Legislator DPR RI Jazilul Fawaid menekankan penguatan empat pilar kebangsaan guna memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di Kabupaten Lamongan.
“Pembangunan nasional dimulai dari desa. Namun pembangunan desa tidak cukup hanya infrastruktur, melainkan harus diimbangi pembangunan SDM yang berkualitas,” katanya usai menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI di Lamongan, Jawa Timur, Senin.
Menurut dia, implementasi empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi fondasi penting dalam memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan masyarakat.
Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menilai penguatan nilai kebangsaan diperlukan agar masyarakat mampu adaptif terhadap dinamika sosial dan ekonomi, sekaligus memperkuat otonomi daerah berbasis partisipasi dan kemandirian desa.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan bahwa pembangunan di wilayahnya tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, tetapi juga pembangunan nonfisik melalui peningkatan kualitas SDM.
“SDM unggul adalah investasi pembangunan masa depan. Karena itu pembangunan nonfisik terus kami dorong agar selaras dengan visi mewujudkan SDM unggul, berdaya saing, dan berakhlak,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Lamongan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Sunan Gresik terkait sinergi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Lamongan.
Melalui kolaborasi tersebut, kontribusi dunia akademik diharapkan mampu memperkuat inovasi pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. [ant.kt]


