Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke PT QJ Motor Manufacture Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026).
Jakarta, Bhirawa.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mendorong investasi PT QJ Motor Manufacture ke Indonesia dapat memperkuat industri kendaraan listrik nasional.
Dalam rapat bersama Kementerian Perindustrian dan pabrikan sepeda motor listrik itu, Evita mengingatkan bahwa ekosistem motor listrik di Indonesia saat ini telah diisi oleh berbagai pelaku industri.
Oleh karena itu, pemerintah diminta mengawasi persaingan usaha agar tetap sehat.
“Pemain-pemain lama ini sudah banyak di Indonesia, sehingga persaingan ke depan harus sehat dan berkeadilan agar industri nasional tetap memiliki ruang untuk berkembang,” ujar Evita dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke PT QJ Motor Manufacture Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026).
Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga menyoroti status operasional QJ Motor yang saat ini masih berfokus pada perakitan, bukan produksi penuh.
Sejalan dengan itu, ia mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar serta memperkuat kemandirian industri nasional.
“Harapan kita TKDN yang saat ini sekitar 20 persen bisa meningkat menjadi 40 persen bahkan sampai 60 persen ke depan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen investasi yang tidak hanya berorientasi pada perakitan dan penjualan, tetapi juga mencakup pembangunan fasilitas produksi di dalam negeri.
“Kita tidak ingin hanya produk yang dibawa ke sini untuk dirakit, tapi juga harus ada transfer of technology agar kualitas SDM kita ikut meningkat,” ujarnya. [ira.hel].


