27 C
Sidoarjo
Tuesday, March 10, 2026
spot_img

Djokovic Akhiri Penantian Sembilan Tahun di Indian Wells

Jakarta, Bhirawa

Petenis Serbia Novak Djokovic mengakhiri penantian sembilan tahun di Indian Wells dengan mengalahkan petenis Amerika Aleksandar Kovacevic 6-4, 1-6, 6-4, Selasa WIB, untuk memastikan tempatnya di babak keempat turnamen ATP Masters 1000 tersebut untuk pertama kalinya sejak 2017.

Mantan petenis nomor satu dunia itu mengatasi kesulitan pertandingan kedua berturut-turut yang membutuhkan tiga set setelah berjuang melalui pertandingan pembuka yang sulit melawan Kamil Majchrzak untuk memulai perjuangannya.

“Itu penampilan yang hebat dari Aleks. Kami saling mengenal. Kami berbicara bahasa yang sama. Seluruh keluarganya adalah orang Serbia,” kata Djokovic dikutip dari ATP.

“Senang melihatnya bermain bagus. Dia telah memainkan turnamen yang hebat sejauh ini. Saya tahu sebelum pertandingan bahwa jika dia melakukan servis dengan baik dan memilih titik yang tepat, akan sulit untuk mematahkan servisnya. Dan memang itulah yang terjadi.”

Meskipun Djokovic adalah juara lima kali di Indian Wells — setara dengan Roger Federer untuk gelar terbanyak dalam sejarah turnamen — petenis berusia 38 tahun itu mengakui bahwa ia kesulitan menemukan kembali level terbaiknya di gurun California dalam beberapa musim terakhir.

Tahun lalu ia mengalami kekalahan mengejutkan di babak pertama dari Botic van de Zandschulp, dan ia terpaksa berjuang keras sambil mengatasi ketidaknyamanan fisik dalam kemenangannya melawan Majchrzak.

Namun, Djokovic terus melewati ujian berat selama penampilannya yang ke-17 di Indian Wells. Petenis Serbia itu selanjutnya akan menghadapi juara bertahan Jack Draper setelah petenis Inggris itu mengalahkan Francisco Cerundolo 6-1, 7-5.

Berita Terkait :  Pengurus KORMI Situbondo Periode 2025-2029 Resmi Dikukuhkan KORMI Jatim

“Sejujurnya, saya tidak selalu menikmati pertandingan ini,” kata Djokovic ketika ditanya tentang tuntutan pertandingan melawan Kovacevic.

“Anda mencoba untuk unggul dalam kondisi seperti ini di mana Anda menghadapi lawan yang bermain tenis luar biasa. Tapi menang dengan susah payah, kan? Itulah yang penting. Saya senang bisa mengatasi tantangan hari ini.”

Kovacevic, yang pertama kali bertemu idolanya Djokovic di Flushing Meadows pada 2005, memberikan perlawanan sengit kepada juara 24 kali Grand Slam itu sepanjang pertandingan.

Petenis Amerika itu menyelesaikan set pertama dengan kuat, memenangi 13 poin beruntun saat servis, sebelum menyamakan kedudukan dengan penampilan set kedua yang gemilang yang memanfaatkan penurunan performa Djokovic di tengah pertandingan.

Di set penentu, Djokovic menstabilkan diri dan mulai menemukan ritmenya dalam kondisi gurun, meskipun sempat memegangi pergelangan kakinya setelah poin yang panjang di gim ketiga.

Djokovic kini telah meraih kemenangan dalam 34 dari 35 pertandingan terakhirnya setelah memenangi set pertama, menurut indeks menang/kalah ATP, dengan satu-satunya kekalahan dalam rentang waktu tersebut terjadi melawan petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz di final Australian Open pada Januari.

Dengan kemenangan itu, Djokovic menjadi petenis tertua kedua yang mencapai babak keempat turnamen ATP Masters 1000 sejak seri ini dimulai pada 1990, hanya di belakang Ivo Karlovic, yang mencapai prestasi tersebut di Indian Wells pada 2019 pada usia 40 tahun.[ant.kt]

Berita Terkait :  Tambah 3 Cabor, KONI Surabaya Semakin Optimis Raih 250 Emas Porprov 2027

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!