Bangkalan, Bhirawa.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mematangkan persiapan program mudik gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan terhadap armada bus yang akan digunakan untuk mengangkut para pemudik.
Kepala Dishub Bangkalan, Moh Faisol Hasan mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap enam armada bus yang disiapkan untuk program mudik gratis bagi masyarakat Bangkalan.
“Kami melakukan pengecekan fisik kendaraan secara menyeluruh. Mulai dari ban, mesin, lampu hingga klakson kami periksa untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik,” ujar Faisol, Jumat (6/3/26).
Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan layak jalan sebelum digunakan. Langkah ini juga bertujuan meminimalisir risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan mudik.
“Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memastikan keselamatan para pemudik yang akan pulang ke Bangkalan,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kendaraan, Dishub juga melakukan pengecekan kondisi kesehatan para pengemudi bus. Meski jarak rute yang ditempuh tidak terlalu jauh, pihaknya memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat dan siap bertugas.
Untuk menambah kenyamanan penumpang, armada bus yang digunakan juga dilengkapi fasilitas hiburan berupa karaoke.
“Fasilitas ini kami siapkan sebagai hiburan bagi pemudik agar perjalanan terasa lebih nyaman. Mereka bisa memutar musik atau karaoke selama perjalanan,” tambahnya.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 20 orang calon pemudik telah mendaftar untuk mengikuti program mudik gratis tersebut. Dishub menargetkan armada bus mulai beroperasi pada 17 Maret 2026.
“Jika jumlah pendaftar meningkat, kami akan menambah jadwal operasional pada 18 Maret agar kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi,” pungkas Faisol.
Program mudik gratis ini melayani rute dari Terminal Bungurasih Surabaya menuju Terminal Bangkalan, kemudian dilanjutkan dengan pengantaran hingga ke kantor kecamatan masing-masing pemudik. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat Bangkalan yang ingin pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.(lis.hel)


