24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Disebabkan Banyak Faktor, Hampir Seribu Warga Tulungagung Idap Penyakit Kanker Payudara

Dokter Zuhrotul Aini dan Desi Lusiana saat memberikan bunga dan clutch pada pasien rawat inap penyakit kanker di RSUD dr Iskak Tulungagung, Rabu (4/2).

Tulungagung, Bhirawa.
Jumlah warga Tulungagung yang mengidap penyakit kanker payudara saat ini mencapai 984 orang. Penyakit kanker yang kebanyakan menyerang perempuan ini tercatat sebagai jenis penyakit kanker tertinggi yang ditangani RSUD dr Iskak Tulungagung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, Rabu (4/2), mengungkapkan jumlah warga Kota Marmer yang mengidap penyakit kanker cukup banyak.

“Dari data yang terlaporkan di Tulungagung terdapat 278 kasus kanker serviks, 984 kasus kanker payudara, 92 kasus kanker paru dan 113 kasus kanker kolorektal/usus,” ujarnya.

Jumlah penderita penyakit kanker tersebut, menurut dia, harus menjadi perhatian kita semua. “Bahwasanya kanker dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia,” tambahnya.

Desi Lusiana selanjutnya menandaskan sebenarnya penyakit kanker dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini. Sel kanker atau sel yang tumbuh secara abnormal apabila ditemukan sejak dini dalam tubuh akan dapat dengan mudah segera diobati sehingga tingkat keberhasilannya dan kesembuhannya tinggi.

“Salah satu kanker yang banyak menyerang wanita adalah kanker serviks/leher rahim dan kanker payudara. Kanker ini dapat dideteksi dini dengan tes IVA dan pemeriksaan HPV DNA untuk kanker serviks dan pemeriksaan SADANIS untuk kanker payudara,” paparnya.

Berita Terkait :  Dosen Ubaya Ungkap Pentingnya ERP untuk Pertumbuhan Bisnis UMKM

Ia mengimbau agar semua wanita usia subur dapat melakukan deteksi dini terhadap penyakit kanker tersebut. Apalagi pemeriksaannya dapat diperoleh secara gratis pada saat cek kesehatan gratis (CKG) di 32 Puskesmas yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Anjuran deteksi dini penyakit kanker ini juga disampaikan Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Zuhrotul Aini, saat bersama Desi Lusiana dan pejabat RSUD dr Iskak Tulungagung memberikan bunga dan tas kecil (clutch) pada pasien kanker yang dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung, Rabu (4/2).

Pemberian bunga dan clutch ini dalam rangka peringatan Hari Kanker Sedunia.

“Terkait skrining utamanya untuk kanker payudara. Ada namaanya program Sadari. Periksa payudara sendiri. Kemudian untuk kanker serviks itu juga ada pemeriksaan di Puskesmas dengan IVA. Gratis,” tuturnya.

Sebelumnya, dr Zuhrotul Aini mengungkapkan saat ini RSUD dr Iskak Tulungagung menjadi rujukan pasien kanker di wilayah Jawa Timur bagian barat selatan. Bahkan RSUD dr Iskak Tulungagung berencana menjadi pusat layanan onkologi terpadu.

“Kami satu-satunya RSUD di wilayah Jatim bagian barat selatan yang menjalankan kemoterapi. Kami juga sudah mempunyai tenaga dokter lengkap. Dokter bedah onkologi ada dua, juga dokter bedah digestif, kemudian dokter paru onkologi. Saat ini kami mengirim dokter untuk belajar obgyn onkologi. Dan tahun ini juga dokter penyakit dalam yang datang ahlinya onkologi,” paparnya.

Berita Terkait :  Pemkab Situbondo Gelar Festival Kopi dan Tembakau 2024

Diakui perempuan berjilbab ini, RSUD dr Iskak Tulungagung saat ini melayani perawatan 900 lebih pasien penderita kanker payudara.

“Bahkan di poli bedah onkologi setiap harinya bisa sampai 200 pasien,” bebernya.

Dokter Zuhrotul Aini selanjutnya memaparkan jika penyebab kanker bisa multi factor. Bisa akibat genetika atau pola hidup.

“Bisa jadi dari natural histori dari gen. Bisa juga dari pola hidup. Karena itu harus menjaga jangan stress, atur pola makan dan juga gunakan air bersih. Dan kami tekankan juga bahwa semua penyakit itu ada obatnya,” pungkasnya. (wed.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru