Pamekasan, Bhirawa
Menteri Koperasi Republik Indonesia (Menkop RI), Ferry Juliantono, dakam kunjungan kerja di wilayah Pamekasan, menyatakan mendorong percepatan pembangunan industri garam di Kabupaten Pamekasan.
Bahkan Menkop berkomitmen mengawal langsung rencana pengembangan industri garam. Termasuk, berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan agar mendukung pendanaan pembangunan kawasan industri garam di Pamekasan ini.
“Kawasan industri garam nantinya akan menjadi pusat produksi dan pengolahan garam rakyat. Hasil garam petani tidak hanya diserap, tetapi juga diproses lebih lanjut hingga menjadi garam industri bernilai tambah,” jelasnya.
“Untuk mempercepat rencana pembangunan industri garam di Pamekasan, saya akan langsung bicara dengen Menkeu (Menteri Keuangan, Red),” ucap Menkop Ferry, disambut tepuk tangan hadirin, di ruang Peringgitan Dalam Ronggosukowati, Sabtu (22/2) malam.
Ditambah pula, pembangun kawasan industri untuk produksi garam. Hasil garam masyarakat bisa diserap, diolah, dan diproduksi menjadi garam industri.
“Garam ini kita dorong agar menjadi produk unggulan Kabupaten Pamekasan,” ujar Menkop Fery.
Atas komitmen Menkop Ferry Juliantono itu, Bupati Pamekasan, K.H. Kholilurahman, mengucapkan terima kasih dan siap mendukung program yang menjadi perhatian pemerintah pusat, terutama pengembangan industri garam di wilayah Pamekasan.
Apalagi, kata Bupati, pengembangan industri garam merupakan langkah strategis untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani garam kita.
“Sentra garam ke depan harus kita perhatikan secara serius, terutama persoalan yang melilit petani garam. Dari hulu sampai hilir harus kita selesaikan,” ucapnya.
Di hadapan Menkop, Bupati menegaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan dua lokasi yang memiliki potensi untuk pengembangan kawasan industri garam. Lokasi tersebut berada di wilayah selatan dan pesisir pantai utara (Pantura) Pamekasan.
“Untuk wilayah selatan. Rencananya kita siapkan di Desa Majungan, sementara di pantai utara masih dalam pembahasan. Dua titik ini akan kita berdayakan,” jelas mantan anggota DPR RI ini. [din.gat]


