26 C
Sidoarjo
Thursday, April 2, 2026
spot_img

Dinsos Jatim Pulangkan Lansia Telantar Bojonegoro, Wujud Layanan Optimal Bulan Ramadan

Pemprov Jatim, Bhirawa
Komitmen Dinas Sosial (Dinsos) Jatim dalam memberikan pelayanan optimal kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) kembali diwujudkan melalui pemulangan seorang lansia telantar asal Bojonegoro yang sempat terlantar di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Sati (59) dipulangkan dan dipertemukan kembali dengan keluarganya setelah sebelumnya menjadi Orang Telantar (OT) kiriman dari Dinsos DKI Jakarta. Ia diketahui berada dalam kondisi telantar selama kurang lebih satu minggu di Jakarta.

Setibanya di kantor Dinsos Jatim, petugas langsung melakukan asesmen mendalam. Dari hasil pemeriksaan awal, Sati tidak memiliki kontak keluarga yang dapat dihubungi, serta menyampaikan keterangan yang tidak konsisten. Petugas kemudian mengindikasikan adanya kerentanan kondisi kesehatan, sehingga yang bersangkutan segera diakseskan layanan kesehatan di RSU Menur.

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Jatim, Sukardi, S.H., M.Si., menegaskan bahwa pelayanan terhadap OT rentan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Ini merupakan komitmen Pemprov Jatim sesuai arahan Ibu Gubernur bahwa pelayanan, termasuk di bulan Ramadan, harus tetap optimal dan sepenuh hati untuk menjangkau pemerlu pelayanan. Mengetahui hasil asesmen, ibu Sati cenderung ingin kembali ke Jakarta, sehingga kami sarankan adanya pendampingan untuk pemulangan ke daerah asal. Sembari menunggu penelusuran keluarga, kami akseskan layanan kesehatan,” ujarnya.

Selama kurang lebih dua minggu menjalani perawatan, kondisi kesehatan Sati menunjukkan perkembangan yang baik. Dinsos Jatim juga terus melakukan penelusuran keluarga hingga akhirnya berhasil mempertemukan Sati dengan putrinya, Marni (41), di Ruang Pelayanan Terpadu Dinsos Jatim.

Berita Terkait :  THR Dorong Perputaran Ekonomi Masyarakat

Pertemuan tersebut berlangsung haru. Marni mengaku bersyukur atas upaya Dinsos Jatim yang telah merawat sekaligus memulangkan ibunya dalam keadaan sehat. “Alhamdulillah sekarang sudah bertemu. Saya bersyukur karena ibu dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Dinsos Jatim tidak hanya melakukan pemulangan administratif, tetapi juga memastikan layanan kesehatan, asesmen komprehensif, serta pendampingan hingga reunifikasi keluarga berjalan optimal.

Sementara itu, Sati menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang diterimanya. “Terima kasih Dinsos Jatim sudah baik memberikan pelayanan kepada saya. Saya tidak mau telantar lagi,” pungkasnya.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!