Kabupaten Kediri, Bhirawa
Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri memperkuat intervensi kesehatan dalam pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Gadungan dengan memprioritaskan percepatan penanganan stunting dan wasting di tiga kecamatan, yakni Puncu, Kandangan, dan Kepung.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Achmad Khatib, menegaskan, penanganan stunting dan wasting menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Sebanyak 300 sasaran penerima bantuan difokuskan pada keluarga berisiko, terutama yang memiliki balita dan ibu hamil.
“Intervensi kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian makanan tambahan, hingga edukasi gizi keluarga. Target kami tidak ada pertumbuhan kasus baru atau zero growth stunting,” ujar Achmad Khatib, Rabu (25/2).
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dalam program TMMD menjadi momentum strategis untuk memperkuat upaya promotif dan preventif di masyarakat. Salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi lewat gerakan Geyatri, guna memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung perbaikan status gizi.
“Dengan keterlibatan TNI, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis intervensi yang dilakukan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Sementara itu, Pasi Ter Kodim 0809/Kediri, Kapten Inf Arif Wahyudi, menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur dalam TMMD turut mendukung akses layanan kesehatan masyarakat. Perbaikan jalan desa dinilai memudahkan warga menjangkau puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.
“Sinergi pembangunan fisik dan intervensi kesehatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa,” tandasnya.(van,nov.hel)


