27 C
Sidoarjo
Thursday, March 26, 2026
spot_img

Dindik Jatim Wajibkan Kepsek Terapkan Zona Integritas Bebas KKN


Dindik Jatim Bhirawa
Sebanyak 128 Kepala SMA, SMK dan SLB negeri di Jawa Timur baru saja dilantik Gubernur Khofifah, Rabu (23/3). Dalam hal ini ratusan Kepala sekolah juga diminta berkomitmen penuh dalam mengimplementasikan Zona Integritas Kawasan Bebas Korupsi.

Pembacaan Pakta Integritas ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai dan disaksikan langsung Gubernur Khofifah yang dilanjutkan penandatanganan pakta intergitas oleh Kepala Dinas Pendidikan Jatim dan 128 Kepala Sekolah yang dilantik.

Dalam kesempatan itu, Aries menegaskan Zona Integritas merupakan bentuk komitmen bagi Kepala Sekolah dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, akuntabel dan transparan. Ada beberapa indikator utama yang ditekankan dalam pencanangan Zona Integritas Kawasan Bebas Korupsi, yakni kepala sekolah berperan secara proaktif dalam upaya dan pencegahan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dan tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.

Kedua, berkomitmen mewujudkan pamerintahan bersih dan akuntabel. Serta pelayanan publik yang prima sesuai Permen PAN-RB No 90 Tahun 2021. Berikutnya Kepala sekolah tidak boleh meminta atau menerima pemberian secara langsung dan tidak langsung berupa suap hadiah dan bantuan atau bentuk lainnya yang tidak sesuai ketentuan berlaku guna mewujudkan pakta integritas zona bebas KKN.

“Kepala sekolah harus bersikap transparan jujur objektif akuntabel dan melayani dalam melaksanakan tugas. Juga harus menghindari benturan kepentingan dalam melaksanakan tugas,”tegas Aries.

Berita Terkait :  Danramil Mojosari Ajak Siswa SMK Raden Rahmat Berjiwa Nasionalis

Peningkatan kualitas pelayanan melalui pengembangan inovasi juga menjadi bagian dalam Zona Integritas yang dicanangkan Dindik Jatim bagi seluruh Kepala Sekolah di Jawa Timur. Para kepala sekolah, lanjut Aries harus memberi contoh dalam kepatuhan terhadap peraturan Per UU dalam pelaksanaan tugas terutama kepada pegawai dilingkungan kerja secara konsisten.

Kadindik kelahiran Makassar ini juga menekankan kerahasiaan informasi saksi jika ditemukan penyimpangan integritas. “Sekolah harus menjadi ruang yang tidak hanya mendidik siswa dalam aspek akademik, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam seluruh proses pengelolaan. Semua itu merupakan bagian dari komitmen kita untuk menjadikan dunia pendidikan Jawa Timur sebagai contoh integritas dan pelayanan publik yang baik,”pungkas Aries.

Sebagai informasi, sebanyak 128 kepala sekolah yang dilantik Gubernur Khofifah. Dari jumlah tersebut sebanyak 56 orang merupakan promosi dari guru, terdiri dari 23 guru yang telah lulus sebagai bakal calon kepala sekolah. Selain itu, terdapat 33 kepala sekolah dari jalur nonreguler melalui program guru penggerak. Sedangkan sisanya, merupakan kepala sekolah yang dimutasi. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!