Nganjuk, Bhirawa
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan berbagai program bantuan sosial dalam kegiatan “Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H” yang digelar di Pendopo Sosro Koesumo, Kabupaten Nganjuk, Senin (9/3).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial sekaligus pemberdayaan masyarakat desa di momentum Ramadan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Program bantuan yang disalurkan meliputi berbagai sektor, mulai dari bantuan bagi penyandang disabilitas, lansia, hingga dukungan bagi kelembagaan sosial masyarakat
.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Jatim menyerahkan sejumlah bantuan di antaranya Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), bantuan sosial untuk lansia melalui program PKH Plus, serta bantuan bagi masyarakat yang masuk kategori kemiskinan ekstrem. Selain itu juga disalurkan zakat produktif yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.
Dalam sambutannya tanpa panjang lebar Gubernur Jatim dan mantan menteri sosial tersebut menyatakan:
“Seorang pemimpin adalah mereka yang mengetahui jalan, melewati jalan tersebut, dan menunjukkan jalan itu kepada orang lain. Melalui sinergi antara Provinsi dan Kabupaten Nganjuk, kita sedang membangun jalan menuju kesejahteraan bersama. Saya sangat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang terus berkolaborasi aktif dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan layanan publik.” ungkap Khofifah.
Dalam kesempatan itu, sejumlah bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat. Bantuan tersebut meliputi Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), bantuan sosial bagi lansia melalui program PKH Plus, serta bantuan bagi masyarakat dalam kategori kemiskinan ekstrem.
Selain bantuan sosial langsung, Pemprov Jatim juga menyalurkan dukungan untuk penguatan ekonomi desa melalui program pemberdayaan BUMDes, Program Desa Berdaya, serta Program Jatim Puspa. Bantuan keuangan desa juga diberikan kepada sejumlah pemerintah desa di Kabupaten Nganjuk dengan nilai bervariasi, antara lain Rp100 juta hingga Rp300 juta per desa.
Tak hanya itu, bantuan operasional juga diberikan kepada para pendamping sosial. Pendamping PKH Plus menerima bantuan operasional sebesar Rp400 ribu per triwulan, sementara Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) memperoleh insentif Rp1,5 juta per triwulan. Adapun Taruna Siaga Bencana (Tagana) menerima tali asih sebesar Rp750 ribu per triwulan.
Melalui Marhaen Djumadi selaku Bupati Nganjuk menyampaikan, “Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Ibu Gubernur, atas perhatian dan dukungan yang berkelanjutan bagi masyarakat Nganjuk.” Kata Marhaen.
Sinergisitas yang kuat ini terwujud nyata dalam berbagai langkah strategis yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, di antaranya:
Penguatan Infrastruktur Jalan: Dukungan berupa 250 drum aspalt dari total 610 drum aspal pada tahun ini, menjadi kunci keberhasilan tim Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan (URCPJ) dalam memastikan jalur mudik yang aman dan nyaman sebelum Lebaran.
Stabilitas Ekonomi Rakyat: Penyelenggaraan Pasar Murah ke-44 yang memberikan akses bahan pokok seperti beras, telur, dan gula dengan harga di bawah pasar sangat membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan inflasi menjelang hari raya.
Keberlanjutan Program Sosial: Penyaluran berbagai skema bantuan sosial seperti Sapa Bansos dan bantuan ekonomi KIP Jawara menunjukkan kehadiran pemerintah provinsi dalam merangkul kaum duafa dan pelaku IKM di Nganjuk.
“Kami berharap kolaborasi harmonis ini terus terjaga demi mewujudkan percepatan pembangunan dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk.” Pungkas Marhaen Djumadi.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan seiring, sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraannya secara berkelanjutan. [dro.rac.gat]


