Sampang, Bhirawa
Nasib memilukan dialami Nawi, warga Dusun Taddan Tengah, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura. Di tengah himpitan ekonomi dan kondisi rumah yang jauh dari kata layak, ia harus merawat putranya, Mohlis (30), yang merupakan penyandang disabilitas fisik.
Mohlis diketahui tidak mampu berjalan dengan normal. Sehari-hari, ia hanya bisa berpindah tempat dengan cara menggeser tubuhnya di atas lantai rumah yang sudah rusak, kasar, dan tidak rata.
Kondisi memprihatinkan keluarga ini memantik empati Komandan Kodim (Dandim) 0828 Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuwar Anwar. Didampingi jajarannya dan perwakilan asosiasi jurnalis setempat, Dandim Dika turun langsung menyambangi kediaman Nawi pada Minggu, (22/2).
”Setelah melihat langsung ke lokasi, kami benar-benar tersentuh. Kondisi ini nyata ada di sekitar kita dan sangat membutuhkan perhatian serius,” ungkap Letkol Czi Dika.
Sebagai bentuk kepedulian awal, Dandim menyerahkan santunan berupa paket sembako dan sejumlah uang tunai. ”Bantuan yang kami berikan memang tidak besar, namun kami berharap ini dapat sedikit meringankan beban pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga Pak Nawi,” tambahnya.
Tak berhenti pada pemberian Sembako, Letkol Dika menegaskan, komitmennya untuk memberikan pendampingan berkelanjutan. Ia telah menginstruksikan Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat untuk rutin memantau kondisi keluarga Nawi. Pihak Kodim 0828 juga merencanakan program rehabilitasi fisik bangunan agar rumah tersebut menjadi tempat yang lebih aman dan layak huni bagi Mohlis.
”Kami ingin prajurit di lapangan benar-benar peka. Warga dengan keterbatasan fisik harus mendapat perhatian khusus. Kondisi lantai rumah ini sangat membahayakan. Insyaallah akan segera kami upayakan perbaikan agar anak ini tidak terus terluka saat menggeser badannya di lantai,” terang Dandim.
Kunjungan sosial kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat, di mana tentara tidak hanya hadir dalam ranah tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga di garis depan misi kemanusiaan. Menerima kedatangan dan bantuan tak terduga itu, Nawi tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.
”Terima kasih banyak kepada Bapak Dandim dan seluruh anggota TNI yang sudah sudi peduli melihat keadaan keluarga kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Yang Maha Kuasa dan Bapak-bapak senantiasa diberikan kelancaran dalam bertugas,” ucap Nawi penuh syukur. [lis.fen]

