28 C
Sidoarjo
Thursday, January 22, 2026
spot_img

Cetak Dokter Siap Kerja, FK Unisma Pertahankan Rekor Lulus UKMPPD 100 Persen


Kota Malang, Bhirawa
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK Unisma) terus memantapkan posisinya sebagai lembaga pendidikan pencetak tenaga medis berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan torehan prestasi tingkat kelulusan Ujian Nasional atau Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) yang mencapai angka sempurna, 100 persen.

Dekan FK Unisma Rahma Triliana dr S Ked M Kes P hD mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari sistem pendidikan profesi yang berjalan optimal sejak tahun akademik 2019-2020. Prestasi ini sekaligus menjadi jaminan bagi masyarakat bahwa lulusan Unisma merupakan dokter yang siap terjun ke dunia kerja, bukan lagi dokter yang sekadar siap dilatih.

“Selama hampir tiga tahun terakhir, tingkat kelulusan nasional mahasiswa kami sempurna. Memang pada akhir 2025 ada satu yang sempat tertunda, namun segera lulus di ujian ulang. Ini menunjukkan kompetensi mahasiswa kami benar-benar matang,” tegasnya.

Meskipun secara nasional FK Unisma memiliki kuota penerimaan hingga 200 mahasiswa, pihak dekanat memilih untuk tetap membatasi kuota di angka 120 mahasiswa per angkatan. Kebijakan ini diambil demi menjaga rasio ideal antara dosen dan mahasiswa, yakni 1:5 atau maksimal 1:10.

“Kami lebih memilih menjaga kualitas daripada mengejar kuota. Tantangan terbesar saat ini adalah ketersediaan dosen, karena banyak dokter lebih memilih praktik. Solusinya, kami mulai membina lulusan terbaik kami untuk dipersiapkan menjadi kader dosen di masa depan,” jelasnya.

Berita Terkait :  Bogasari SME Award 2025 untuk 10 UKM Inovatif dan Melek Digital

Kematangan lulusan FK Unisma tidak lepas dari sebaran praktik klinik (koas) yang luas. Saat ini, Unisma telah bekerja sama dengan tujuh Rumah Sakit (RS) Pendidikan yang tersebar di Jawa Timur, antara lain, RS Unisma (RS Pendidikan Utama), RS Blambangan Banyuwangi, RS Mardi Waluyo Blitar, RS Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan, RS dr. Mohammad Anwar Sumenep, RS Pancuran Kepanjen, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.

Dengan bekal Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang didapat pasca lulus, banyak alumni FK Unisma yang langsung direkrut oleh rumah sakit tempat mereka menjalani internship.

Selain aspek akademis, FK Unisma juga menekankan sisi humanis dan pengabdian. Dekan selalu berpesan agar para dokter baru mau kembali ke daerah asal mereka, terutama wilayah yang masih minim tenaga medis. “Pulang ke daerah adalah bentuk bakti nyata kepada orang tua dan masyarakat. Kami ingin lulusan Unisma menjadi solusi bagi ketimpangan distribusi dokter di Indonesia,” tambahnya.

Terdekat, FK Unisma juga menyatakan kesiapannya mendukung penuh perhelatan Hari Lahir (Harlah) Unisma. Dukungan tim medis, mulai dari dokter, perawat, mahasiswa, hingga armada ambulans, disiagakan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran seluruh rangkaian acara kampus. [mut.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru