24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Cara Wali Kota Kerja Amati Kondisi Pembangunan Kota Mojokerto

Pemkot Mojokerto, Bhirawa
Sudah menjadi budaya kerja Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yakni sekali jalan hasilnya dapat dua memanfaat. Seperti yang dilakukan kali ini. Kegiatan awalnya bersepeda pagi untuk menjaga kebugaran dan kesehatan badan. Namun dalam perjalanan itu juga digunakan untuk meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan fisik, sekaligus melihat kondisi lingkungan di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkukon, Selasa (6/1/2026).

Sebagaimana telah disampaikan Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini bahwa gowes yang dilakukan tidak hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga memastikan kesinambungan pembangunan, termasuk perencanaan proyek tahun 2026 dan seterusnya.jelasnya

Dengan didampingi Kepala Dinas PUPRPERAKIM, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas KOMINFO, Kepala DPMPTSP, Kabag Umum, serta camat, dan lurah setempat, Ning Ita menqmbahkan, “Kita sengaja berolahraga gowes sambil melihat hasil pekerjaan proyek di tahun 2025. Kita tahu, pada tahun 2025 waktu pengerjaan proyek fisik sangat terbatas sehingga masih banyak yang harus dituntaskan di tahun berikutnya. Sekaligus, kita juga mengecek rencana pekerjaan proyek yang akan berjalan di tahun 2026,” tuturnya.

Selain itu sejumlah usulan masyarakat menjadi perhatian, terutama terkait peningkatan aksesibilitas yang menghubungkan wilayah Kota Mojokerto dengan Kabupaten Mojokerto, juga penguatan sarana dan prasarana olahraga juga menjadi fokus, mengingat tingginya pemanfaatan fasilitas tersebut oleh atlet lokal.

“Ke depannya, terkait beberapa usulan masyarakat seperti aksesibilitas yang menjadi penghubung antara wilayah kota dan wilayah Kabupaten Mojokerto, kemudian sarana dan prasarana olahraga di lingkungan yang mendukung potensi pengembangan olahraga. Hal ini karena banyak sekali atlet-atlet dari wilayah Kota Mojokerto dan sekitarnya yang memanfaatkan sarana dan prasarana tersebut,” jelasnya.

Berita Terkait :  Doktor Mengabdi Beri Bimtek Manajemen Bahan Baku Ayam KUB

Dalam peninjauan ini, Ning Ita juga menyoroti persoalan kebersihan di kawasan perbatasan, khususnya antara Kelurahan Blooto dan wilayah Kabupaten Mojokerto. Ia menyebut masih ditemukan sampah yang tercecer di sepanjang jalan akibat rendahnya kesadaran sebagian masyarakat. “Pengelolaan sampah di Kota Mojokerto sebenarnya sudah tertata. Tantangannya ada pada kesadaran bersama, terutama di wilayah perbatasan,” tuturnya.

Ia berharap upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat menjadi tanggung jawab bersama lintas wilayah, seiring pembangunan kota yang terus berkelanjutan.pungkasnya.[min,oky.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru