Pemkab Sumenep, Bhirawa
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Sumenep l, Achmad Fauzi Wongsojudo mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama perjalanan. Hal itu disampaikan guna memastikan arus mudik hingga pelaksanaan malam takbir dan Sholat Idul Fitri berjalan aman dan kondusif.
Menurut Bupati Fauzi, Idul Fitri bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia juga meminta para pemudik mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat serta kendaraan laik jalan.
”Harapan kami, masyarakat yang hendak mudik lebih tertib utamanya di jalan agar selamat sampai tujuan,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Rabu (4/3).
Politisi PDIP ini juga menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah kecelakaan. Selain itu, masyarakat diimbau tidak melakukan konvoi berlebihan saat malam takbiran nanti karena berpotensi mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
”Rayakan Lebaran dengan penuh suka cita, namun tetap tertib dan tidak berlebihan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjut Fauzi, telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik, termasuk bagi masyarakat kepulauan yang bergantung pada transportasi laut.
”Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan agar perjalanan masyarakat termasuk ke wilayah kepulauan agar berjalan lancar,” katanya.
Fauzi memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal selama masa libur dan cuti bersama. Layanan dasar, seperti fasilitas kesehatan dan transportasi, disiagakan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
”Kalau untuk pelayanan, jangan khawatir, tetap akan berjalan seperti biasanya. Termasuk pelayanan kesehatan,” imbuhnya.
Bupati juga mengajak warga meningkatkan kepedulian sosial dengan berbagi kepada masyarakat kurang mampu. Semangat gotong royong dan solidaritas menjadi kekuatan penting dalam menjaga keharmonisan di Kabupaten Sumenep. Semoga di bulan suci Ramadan ini kita tetap peduli kepada sesama,” tukasnya berharap. [sul.hel]


