27 C
Sidoarjo
Thursday, March 26, 2026
spot_img

Bupati Mojokerto Serahkan Bantuan Eks Penderita Kusta dan Korban Banjir

Pemkab Mojokerto, Bhirawa
Lebaran 2026 tahun ini tidak hanya para warga kurang mampu yang ikut merasakan kebahagiaan, dengan diterimanya bantuan sosial. Namun para ekspenderita penyakit kusta dan para korban banjir juga tidak luput dari sasaran perhatian Pemkab Mojokerto ikut menerimnya. Seperti dilakukan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa yang menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para eks penderita kusta dan korban bencana banjir.

Penyerahan kedua Bansos dilaksanakan di dua tempat berbeda. Untuk Bansos yang ditujukan bagi eks penderita kusta dilaksanakan di Balai Pertemuan Dusun Sumberglagah, Desa Tanjungkenongo Kecamatan Pacet, Sedangkan Bansos bagi korban terdampak banjir dilaksanakan di Kantor Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar.

Bupati Mojokerto, Muh Albarra usai menyerahkan bantuan, Kamis (26/3) menjelaskan,Bansos yang diserahkan berupa bantuan permakanan (Sembako) yang terdiri dari,dan 4.100 kg beras, 410 kecap botol, 410 box mie instan, serta 205 pcs (2 liter) minyak goreng, untuk total 205 kepala keluarga. Melalui draft arahannya, bupati juga berpesan agar masyarakat turut mendukung para mantan penderita kusta agar mereka bisa hidup layak dan mandiri.

”Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk saling menguatkan, saling mendukung dan menghilangkan stigma terhadap saudara-saudara kita eks penderita kusta agar mereka dapat hidup lebih layak dan berdaya,” pesannya.

Pada giat yang diinisiasi DinasSosial Kabupaten Mojokerto itu, bupati turut mengimbau kepada para penerima agar bisa memanfaatkan bantuan yang telah diberikan dengan sebaik mungkin. Hal ini diungkapkan karena bantuan yang berasal dari APBD Pemkab Mojokerto itu, juga diperuntukkan sebagai salah satu cara untuk membina dan memberdayakan para warga eks penderita kusta.

Berita Terkait :  Wali Kota Batu Ajak MUI Adaptif Jawab Tantangan Zaman

”Kepada seluruh penerima bantuan agar dapat memanfaatkan dengan penuh tanggung jawab, karena bantuan ini bersifat pembinaan dan pemberdayaan yang berupa permakanan dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat eks penderita kusta,” imbaunya.

Sementara itu, saat penyerahan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir di Kantor Pemerintah Desa Gayaman, Bupati menyatakan keprihatinannya atas musibah yang dialami para warga terdampak. Ia juga mengapresiasi kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto yang telah berperan aktif dan tanggap dalam proses evakuasi

”Langkah tanggap darurat yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui BPBD yaitu dengan mengevakuasi warga terdampak, mulai dari lansia hingga anak-anak, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” ucapnya.

Di hadapan sedikitnya 300 warga terdampak, bupati mengingatkan bahwa kawasan Bumi Majapahit kini masih berpotensi dilanda curah hujan tinggi dengan disertai angin kencang. Maka masyarakat diharap waspada dan saling menjaga satu sama lain demi menghindari dampak yang tak diinginkan.

”Rilis BMKG Kabupaten Mojokerto hingga tanggal 20 Maret 2026 masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir, maka kewaspadaan terhadap potensi bencana serta keamanan lingkungan harus terus ditingkatkan,” tandas Gus Bupati. [min.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!