27 C
Sidoarjo
Thursday, April 9, 2026
spot_img

Bupati Mojokerto Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan

Pemkab Mojokerto, Bhirawa
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan, kesehatan anak usia dini menjadi salah satu faktor pentingnyang tak bisa dikesampingkan.

Terlebih dengan adanya stunting yang kerap menghantui balita akan menjadi momok tersendiri dalam mewujudkan SDM yang berkualitas.

Untuk itu kami tekankan kepada pada para guru pos Paud untuk selalu bersinergitas dengan instansi kesehatan demi kemajuan bidang pendidikan di Bumi Majapahit dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Demikian disampaikan Bupati pada acara Halal bihalal Keluarga Besar Himpunan Pos Paud (HP3) Kabupaten Mojokerto, Rabu (8/4) siang.

Lebih lanjut Barra menambahkan di hadapan 250 Guru Pos Paud, pihaknya akan terus mengupayakan terciptanya kualitas pendidikan yang optimal, tidak hanya pada jenjang pendidikan anak usia dini, namun juga pada jenjang yang lebih tinggi, seperti SD, SMP, dan SMA sederajat.

“Kami akan terus mengupayakan kualitas pendidikan yang ada di Kabupaten Mojokerto, berjenjang mulai dari Pos Paud, Paud, SD, SMP, maupun SMA dan Perguruan tinggi, kami melihat semua upaya itu adalah pilar kedepannya untuk mencetak generasi emas Kabupaten Mojokerto yang berkarakter,” jelasnya.

Pos PAUD sendiri merupakan layanan pendidikan nonformal bagi anak sejak lahir hingga usia 4 atau 6 tahun yang salah satunya diintegrasikan dengan Posyandu.

Beberapa tujuannya adalah untuk mengupayakan parenting atau polah asuh yang sesuai dan melakukan pemantauan kesehatan pada tumbuh kembang anak.

Berita Terkait :  1.006 Kader PPKBD Terima Bantuan Insentif dari Pemkab Situbondo

‘’Searah dengan komitmen generasi emas mari kita perkuat sinergi dengan kader kesehatan, untuk memastikan angka stunting di Kabupaten Mojokerto terus menurun hingga mencapai angka zero stunting,” ajaknya.

Pada akhir sambutan, Bupati Albarraa tak lupa untuk memberikan apresiasi dan ungkapan rasa terima kasihnya atas dedikasi para tenaga pendidik Pos Paud, dalam mencerdaskan dan menjaga kesehatan anak usia dini.

Ia juga berharap, agar nanti para pahlawan tanpa tanda jasa ini mampu untuk terus menjadi teladan dalam kejujuran, kasih sayang, dan kedisiplinan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua (tenaga pengajar anak usia dini), jadilah teladan dalam kejujuran, kasih sayang, dan kedisiplinan,” pungkasnya.

Giat yang diselenggarakan di Wisata Desa BMJ Mojopahit itu, tampak juga dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanna, Kepala Dinas Pendidikan Amsar Azhari Siregar, dan jajaran Forkopimca Dlanggu.

Sesudahnya acara Halal Bihalal HP3 Kabupaten Mojokerto, Gus Bupati lalu menyelenggarakan audiensi atau temu dengar bersama anggota pengurus Karang Taruna Kabupaten Mojokerto, “Surya Majapahit”.

Audiensi yang dilaksanakan di ruang kerja Bupati Mojokerto tersebut, fokus membahas tentang program kerja Karang Taruna Kabupaten Mojokerto tahun 2026.

Program kerja yang dibeberkan diantaranya seperti, penerapan regulasi Karang Taruna pada tingkat desa, hingga program prioritas “Ngaji bersama Bupati” (Ngaji: Ngobrol Aktual Jejaring Inovasi). [min.dre]

Berita Terkait :  Pasca Nataru, Dandim 0831/ST Jalin Silaturahmi ke Personel Jajaran

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!