Proses pembangunan jalan menuju Kawah Gunung Kelud, kemarin.
Pemkab Kediri, Bhirawa.
Upaya menghidupkan kembali wisata Gunung Kelud terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kediri. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menargetkan pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud dapat diselesaikan pada tahun 2026.
Komitmen tersebut disampaikan sebagai bagian dari program kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri. Bupati meminta agar pembangunan akses jalan menuju kawah Gunung Kelud yang telah dikerjakan sebelumnya dapat dilanjutkan dan dijadikan prioritas.
“Wisata Gunung Kelud harus dihidupkan. Tahun 2026 saya minta diselesaikan. Bangun jalan sampai kawah, namun tetap perhatikan aspek keselamatan,” tegas Bupati Kediri, Jumat (23/1).
Menurutnya, pengembangan wisata Gunung Kelud tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga harus memperhatikan berbagai faktor pendukung lain guna meningkatkan daya tarik wisatawan. Dengan demikian, wisata Gunung Kelud diharapkan dapat kembali aktif seperti sebelum masa pandemi.
“Saya tekankan perbaiki Kelud, aktivasi kembali Kelud seperti sebelum pandemi,” imbuhnya.
Selain Gunung Kelud, Bupati Kediri juga meminta perbaikan dan pengembangan destinasi wisata lain di Kabupaten Kediri, seperti Wisata Ubalan dan kawasan wisata Gunung Wilis, guna menunjang sektor pariwisata daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Candra Wahyu Purnama, menyampaikan bahwa pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud telah masuk dalam rencana kerja Dinas PUPR tahun 2026.
“Tahun ini pembangunan jalan menuju kawah Kelud akan kami lanjutkan sesuai arahan bupati,” ujarnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2025 Dinas PUPR Kabupaten Kediri telah membangun akses jalan menuju kawah Gunung Kelud sepanjang 241 meter dengan lebar 4 meter. Jalan tersebut dibangun menggunakan konstruksi cor beton yang dinilai lebih kuat dan tahan lama untuk menunjang aktivitas wisata di kawasan Gunung Kelud.(van,nov.hel)

