25 C
Sidoarjo
Tuesday, January 27, 2026
spot_img

Bupati dan Sekda Kecewa, Angka SAKIP di Sidoarjo Terus Menurun

Pemkab Sidoarjo, Bhirawa
Angka SAKIP atau Sistim Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tingkat pusat yang dimiliki oleh Pemkab Sidoarjo, dari hasil evaluasi Kemen PAN RB terus menurun. Mulai tahun 2022 hingga 2024 lalu. Pada tahun 2024 lalu, sebesar 75.64.

Sekretaris Daerah Pemkab Sidoarjo, Feny Apridawati, Selasa (27/1), di pendopo Delta Wibawa, dalam acara perjanjian kinerja kepala OPD dengan Bupati Sidoarjo, merasa sangat kecewa. Penurunan angka SAKIP tersebut, ia ingatan harus menjadi pekerjaan rumah bersama- sama.

“Ini harus dicatat, semua evaluasi dari KemenPAN RB hasilnya turun,” ujar Feni kecewa.

Aspek penilaian dari SAKIP seperti perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja dan evaluasi kinerja, ada yang tidak nyambung dengan patokan utama dari penilaian KemenPAN RB.

“Komitmen budaya kerja harus bisa diubah,” katanya.

Lima OPD dengan angka SAKIP tertinggi, di Pemkab Sidoarjo diantaranya adalah RSUD RT Notopuro, Inspektorat, Setda, BKD dan Bappeda. Sebaliknya, lima OPD di Pemkab Sidoarjo dengan angka SAKIP yang terendah adalah Kecamatan Balongbendo, Dishub, Satpol-PP, Bakesbangpol dan kecamatan Krembung.

Bupati Sidoarjo Subandi, mempertanyakan kenapa angka SAKIP Pemkab Sidoarjo terus menurun? Dirinya minta tolong kepada semua ASN di Pemkab Sidoarjo agar membangun Kabupaten Sidoarjo dengan ikhlas dan ada bukti nyatanya dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Dirinya mengatakan tidak akan main-main, apabila dievaluasi dalam 1 semester para pimpinan OPD tidak bisa menunjukkan hasil kinerja, maka mereka akan bisa dipindah lagi.

Berita Terkait :  Festival Gandrung Rajungan Tegaskan Potensi Sari Laut hingga Kuliner Lamongan

“Ini karena tugas Bupati itu untuk memperbaiki Sidoarjo, maka itu saya tidak akan segan-segan memindahkan pimpinan OPD, kalau pejabat nya ada tidak bisa kerja, akan kita ganti dengan yang lebih baik,” ujarnya dihadapan para pemimpin OPD di Pemkab Sidoarjo itu.

Dirinya meneruskan, bukan dirinya bermaksud punya pandangan suka dan tidak suka, tetapi ingin menerapkan komunikasi dan koordinasi dengan semua pejabatnya.

Selain acara perjanjian kinerja pimpinan OPD dengan Bupati, dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) paruh waktu, di Kabupaten Sidoarjo.

Juga dilakukan penyerahan secara simbolis 3 mobil pick up kepada Kecamatan Gedangan, Candi dan Sidoarjo untuk melaksanakan program PIWK atau Pagu Indikatif wilayah kecamatan pada tahun 2026 ini. Yakni program untuk perbaikan jalan rusak di wilayah kecamatan. [kus.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru