Pemkab Situbondo, Bhirawa
Satu dari 38 bantuan mobil ambulans desa tahap pertama se-Kabupaten Situbondo punya cerita sangat spesial. Ini karena mobil ambulans tersebut diantar sendiri oleh Bupati Mas Rio kepada Haji Husein, Kades Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, di balai desa setempat pada Jumat malam (30/1).
Menurut Bupati Situbondo, Mas Rio, sosok Haji Husein punya cerita tersendiri dimatanya. Kata Mas Rio, ia siap memberikan bantuan mobil ambulans kepada Kades Haji Husein, asal balai Desa Buduan dibersihkan dan di cat baru.
“Ternyata benar langsung di cat dan dibersihkan saat itu juga. Ketika berkas mobil ambulans beres, langsung saya antar sendiri ke balai desa Buduan,” urai Mas Rio.
Saat mengantar mobil untuk pelayanan kesehatan masyarakat desa tersebut, Bupati Mas Rio, tidak sendirian. Orang pertama di lingkungan Pemkab Situbondo itu, didampingi isteri, Mbak Una, Camat Suboh Joko, serta Forkopimca Suboh berikut Kades Buduan Haji Husein.
“Mobil ini boleh dipinjam siapa saja warga Desa Buduan,” kupas Mas Rio.
Sementara itu Haji Husein mengaku dan merasa sangat surprise dengan langkah Bupati Mas Rio yang mengantarkan langsung mobil ambulan ke balai Desa Buduan.
“Terimakasih saya ucapkan kepada bapak Bupati yang telah sudi datang langsung mengantar mobil ambulans ini ke Balai Desa Buduan,” tutur Haji Husein.
Masih kata Haji Husein, awalnya dia mendengar dari Sekdes Buduan jika di Kabupaten Situbondo ada bantuan mobil ambulan. Setelah itu, aku Haji Husein, dirinya kirim pesan kepada Bupati Mas Rio dan cepat di respon.
“Bupati bahkan telpon saya langsung cukup lama. Ada lima menitan beliau telpon. Dan Mas Bupati berjanji mau mengantarkan sendiri,” ujar Haji Husein.
Haji Husein juga sempat diundang saat Ramadan 2025 lalu bersama seluruh kades se-Situbondo. Bupati Mas Rio kala itu, meminta semua kades membawa mobil siaga.
“Karena saya tidak menganggarkan mobil Siaga, ya tidak membawa mobil tersebut. Tetapi saya merubah mobil pribadi saya dengan desain mobil Siaga,” terang Haji Husein.
Dalam pandangan Haji Husein, diluar pekerjaan dinas sudah menganggap Mas Rio seperti saudara sendiri. “Ya, namanya saudara, jika ada yang menyakiti bupati, saya merasa ikut tidak terima karena sudah memiliki sejarah lama yang tidak bisa terlupakan,. Ya betul sekali kami berdua sudah seperti saudara sendiri,” pungkas Haji Husein. [awi.dre]

