Pacitan, Bhirawa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Jawa Timur, melaporkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut telah memicu bencana tanah longsor dan banjir lumpur di Kecamatan Sudimoro, Jumat.
“Sedikitnya 12 rumah terdampak longsor dan puluhan lainnya terdampak luapan lumpur. Peristiwa terjadi setelah hujan intensitas tinggi menyebabkan tanah di sekitar tebing menjadi labil serta sungai meluap,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Radite Suryo Anggono, di Pacitan, Jumat.
Dia mengatakan, hujan deras membuat air sungai meluap sehingga terjadi banjir lumpur. Selain itu juga terjadi longsor di beberapa titik.
Dia merinci, 12 rumah terdampak longsor tersebar di tiga desa, yakni lima rumah di Desa Gunungrejo, lima rumah di Desa Karangmulyo, dan dua rumah di Desa Ketanggung.
Sebagian besar rumah yang terdampak berada di dekat tebing. Kerusakan yang terjadi umumnya pada bagian dinding dan pagar yang jebol akibat tertimpa material longsor. Tidak ada laporan kerusakan total maupun korban jiwa.
“Tidak ada yang rusak total, namun ada tembok rumah yang jebol karena material longsor,” ujarnya.
Selain longsor, banjir lumpur juga menerjang Dusun Kaligoro, Desa Sukorejo, yang mengakibatkan puluhan rumah terdampak.
Saat ini genangan telah surut dan warga bersama petugas melakukan pembersihan sisa lumpur. BPBD Pacitan telah melakukan asesmen ke lokasi kejadian serta menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan bantuan stimulan.
Petugas juga melakukan kerja bakti bersama warga untuk mempercepat penanganan dampak bencana.
Radite mengimbau warga yang tinggal di lereng atau dekat tebing agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras. BPBD, tambah dia, juga terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.
“Jika rumah berada dekat tebing, sebaiknya memilih tempat istirahat yang lebih aman dan tidak berdekatan dengan area rawan longsor,” katanya.[ant.kt]

