Malang, Bhirawa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melakukan penanganan peristiwa tanah longsor yang menimbun jalan akses Desa Gubugklakah ke Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo atau jalur ke arah kawasan wisata Gunung Semeru, Senin.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Malang, Jawa Timur, menyampaikan tanah longsor terjadi di sebelah barat Pos Trisula yang masuk wilayah Desa Gubugklakah.
“Masih kami tangani untuk kejadian (tanah longsor) yang berdampak tertutupnya akses jalan dari Desa Gubugklakah ke Desa Ngadas. Hanya itu jalur menuju Bromo kalau lewat Malang,” kata Sadono.
Sadono menjelaskan jajarannya mendapatkan informasi perihal tanah longsor terjadi pada Minggu (1/3) sekitar pukul 22.30 WIB.
Peristiwa itu dipicu oleh hujan berintensitas sedang hingga deras dalam kurun tiga hari di wilayah Kecamatan Poncokusumo yang di dalamnya mencakup Desa Gubugklakah dan Desa Ngadas.
Hujan, kata dia, pada akhirnya mengikis struktur tanah pada tebing setinggi lebih kurang empat meter yang lokasinya di sisi barat Pos Trisula.
“Karena kondisi tanah yang kurang stabil akibat hujan yang berhari-hari itu,” ujarnya.
Tim gabungan antara BPBD dengan unsur terkait, seperti Dinas Pekerja Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, perangkat desa setempat, hingga Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melakukan upaya pembersihan material longsor yang menutup akses ke jalur wisata Gunung Bromo.
“Kendalanya hanya masalah sinyal. Tadi sempat diupayakan kendaraan roda dua dan roda empat bisa melewati meski bergantian, setelah selesai hari ini jalur Gubugklakah ke Ngadas bisa dilewati,” ucapnya.
Tim di lokasi masih terus melakukan pendataan terkait kerugian masyarakat yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.
“Kejadian tanah longsor tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” ucapnya.
Berdasarkan peta sebaran daerah bencana dari BPBD Kabupaten Malang, Kecamatan Poncokusmo masuk dalam daerah rawan tanah longsor bersama 17 kecamatan lainnya.
Selain Pocokusumo, kecamatan lain yang tergolong rawan tanah longsor adalah Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang, Kecamatan Kasembon, Kecamatan Karangploso, Kecamatan Dau, Kecamatan Songosari, Kecamatan Lawang, Kecamatan Tumpang, dan Kecamatan Ampelgading.
Selanjutnya, Kecamatan Tirtoyudo, Kecamatan Dampit, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Wagir, Kecamatan Kromengan, Kecamatan Ngajum, dan Kecamatan Wonosari. [ant.kt]


