25 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

BPBD Jatim Perkuat Peran Perempuan dalam Keluarga Tangguh Bencana

BPBD Jatim, Bhirawa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus mengintensifkan penguatan kapasitas kebencanaan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk organisasi perempuan. Di tengah cuaca ekstrem dan meningkatnya potensi bencana, peran perempuan dinilai strategis dalam membangun ketangguhan keluarga menghadapi situasi darurat.

Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Timur yang digelar di kawasan Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim, Rabu (28/1).

Sedikitnya 100 anggota BKOW yang mewakili 52 organisasi wanita se-Jawa Timur mengikuti kegiatan bertema ‘Peran Perempuan dalam Keluarga Tangguh Menghadapi Bencana Hidrometeorologi’. Kegiatan ini dibuka Ketua Umum BKOW Jatim, Gardjati Heru Tjahjono, setelah sambutan selamat datang dari Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto.

Dalam sambutannya, Gatot Soebroto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan BKOW Jatim dalam upaya mengenalkan penanganan bencana kepada kaum perempuan.

Gatot menjelaskan, selama ini BPBD Jatim secara konsisten melakukan peningkatan kapasitas kebencanaan melalui berbagai sarana edukasi, baik melalui kunjungan ke Taman Edukasi Bencana maupun dengan mendatangi langsung instansi, sekolah, dan komunitas masyarakat di daerah melalui Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena).

”Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kunjungan hari ini. Jika ada sekolah atau organisasi ibu-ibu yang ingin mengikuti pelatihan kebencanaan di sini, kami sangat terbuka. Karena bencana itu bukan hanya urusan BPBD, tapi urusan bersama, termasuk ibu-ibu semua,” ujar Gatot.

Berita Terkait :  Pemkab Mojokerto Gelar Evaluasi Aplikasi Damarmojo

Sementara itu, Ketua Umum BKOW Jatim, Gardjati Heru Tjahjono, mengaku bersyukur atas fasilitasi dan pembelajaran kebencanaan yang diberikan BPBD Jatim.

Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dan aplikatif, mulai dari penanganan gawat darurat pada bayi, kebakaran, banjir, hingga gempa bumi dan bencana hidrometeorologi lainnya.

”Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak pengetahuan dari proses edukasi dan peragaan yang disampaikan oleh tim BPBD Jatim. Ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu, terutama untuk diterapkan di keluarga masing-masing,” ungkapnya.

Selain menerima materi di ruang edukasi, peserta juga diajak mengunjungi Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) dan Simulator Gempa Bumi. Tak hanya itu, anggota BKOW juga mendapatkan praktik langsung pemadaman kebakaran serta pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada bayi.

Sebagai bentuk komitmen terhadap mitigasi lingkungan, BPBD Jatim juga menyerahkan sebanyak 130 bibit pohon produktif kepada BKOW Jatim. Bibit tersebut diharapkan dapat ditanam dan dikelola oleh organisasi wanita se-Jawa Timur sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana berbasis lingkungan. [geh.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru