29 C
Sidoarjo
Wednesday, April 1, 2026
spot_img

BNN Kerahkan 1.818 Fasilitator Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba

Jakarta, Bhirawa

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengerahkan 1.818 fasilitator Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) untuk memperkuat upaya pencegahan narkoba hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Sekretaris Utama BNN RI Tantan Sulistyana mengatakan permasalahan narkoba masih menjadi ancaman serius dengan dampak multidimensi, yang terlihat dari hasil survei prevalensi nasional tahun 2025 menunjukkan angka penyalahgunaan narkoba meningkat menjadi 2,11 persen atau setara dengan 4,15 juta jiwa.

“Kondisi ini mendorong BNN untuk terus memperkuat layanan P4GN melalui pembentukan fasilitator sebagai ujung tombak di masyarakat,” kata Tantan dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Ia menyampaikan program fasilitator tersebut merupakan program baru yang belum sepenuhnya didukung ketersediaan anggaran. Namun, hal itu diharapkan tidak menjadi kendala dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan demikian, kata dia, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi hambatan dan seluruh pegawai BNN, sebagai insan antinarkoba, harus tetap berinovasi dan memberikan pelayanan P4GN terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN RI Caca Syahroni menjelaskan pelatihan fasilitator dirancang dengan kurikulum komprehensif yang meliputi bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hukum dan kerja sama, serta layanan publik, pengaduan, dan informasi masyarakat, termasuk pelayanan dari Pusat Laboratorium Narkotika BNN.

Ia menyebut fasilitator P4GN yang mengikuti pelatihan merupakan pegawai BNN dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota yang akan ditugaskan diseluruh wilayah Indonesia.

Berita Terkait :  Akselerasi Jalur Pantai Selatan, DPRD Jatim Sarankan Skema KPBU

“Penugasan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program serta memperkuat jangkauan layanan P4GN di wilayah desa dan kelurahan,” ujar Caca.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan memiliki kapasitas yang memadai dalam menjalankan peran sebagai fasilitator, termasuk dalam membangun jejaring dan menyampaikan layanan P4GN secara optimal kepada masyarakat.

BNN menargetkan kehadiran fasilitator dapat mempercepat implementasi program Desa/Kelurahan Bersinar sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya narkoba. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!