Pemptov Jatim, Bhirawa
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur terus menggenjot distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta non-PAUD sebagai upaya percepatan penurunan stunting.
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Sukamto, mengungkapkan hingga saat ini capaian distribusi MBG di Jawa Timur telah mencapai sekitar 64 persen.
“Hingga saat ini capaian distribusi MBG untuk sasaran 3B di Jawa Timur telah mencapai sekitar 64 persen. Kami terus berkolaborasi dengan mitra wilayah untuk meningkatkan cakupan distribusi,” ujarnya.
Berdasarkan data manual kabupaten/kota, dari 1.610 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebanyak 1.037 unit telah menyalurkan MBG. Sementara berdasarkan data aplikasi Badan Gizi Nasional, dari 3.208 SPPG operasional, sebanyak 2.612 unit telah menjalankan distribusi.
Upaya tersebut turut didukung oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di berbagai wilayah. Dari total 93.729 kader, sekitar 17,30 persen telah terlibat aktif dalam distribusi MBG.
Ketua DPD IPeKB Jatim, Senja Susanti, menambahkan bahwa penyuluh KB bersama TPK secara rutin melakukan edukasi gizi dan pendampingan kepada masyarakat.
“Melalui penyuluhan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya gizi dan pola konsumsi sehat untuk mendukung tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Ia menyebut, capaian tersebut berkontribusi terhadap penurunan angka stunting di Jawa Timur yang kini berada di kisaran 14,7 persen, di bawah rata-rata nasional.
Meski demikian, percepatan penurunan stunting tetap menjadi prioritas melalui penguatan distribusi MBG dan optimalisasi peran kader di lapangan.
“Sinkronisasi peran kader Tim Pendamping Keluarga menjadi kunci agar program ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya. [fir.kt]


