25 C
Sidoarjo
Saturday, March 21, 2026
spot_img

BI Jember sediakan Rp1,9 triliun untuk kebutuhan Lebaran 2026

Jember,  Bhirawa

Bank Indonesia Jember menyediakan sebanyak Rp1,9 triliun dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru untuk Lebaran 2026 di lima kabupaten wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi.

“Ketersediaan uang rupiah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dipastikan berada dalam kondisi yang mencukupi baik dari sisi jumlah maupun variasi pecahan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan perbankan dan masyarakat di seluruh wilayah kerja kami,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Iqbal Reza Nugraha di kantor BI setempat, Kamis.

Menurut dia, proyeksi kebutuhan uang oleh perbankan menjelang Lebaran 2026 tercatat sebesar Rp1,930 triliun atau turun sekitar 1 persen (Rp19 miliar) dibandingkan dengan realisasi tahun 2025 yang mencapai Rp1,949 triliun sejalan dengan meningkatnya preferensi masyarakat terhadap transaksi non-tunai.

“Secara komposisi, proyeksi tersebut tidak menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya, baik pada porsi Uang Pecahan Kecil (UPK) maupun Uang Pecahan Besar (UPB), sehingga pola kebutuhan uang dinilai relatif stabil,” tuturnya.

Ia menjelaskan pelaksanaan penarikan uang oleh perbankan untuk pemenuhan proyeksi tersebut dijadwalkan mulai 20 Februari 2026 dan dalam rangka memastikan kesiapan layanan kas selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.

“Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember telah melakukan langkah persiapan melalui koordinasi intensif dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, termasuk penyelenggaraan Kick Off SERAMBI 2026 sebagai rangkaian penguatan pelayanan kas dan distribusi uang rupiah,” katanya.

Berita Terkait :  Bogasari Flour Mills Operasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Kedua di Pabrik Jakarta

Per tanggal 13 Februari 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember mencatat net outflow sebesar Rp525,8 miliar, terdiri dari inflow senilai Rp127,7 miliar dan outflow Rp653,5 miliar.

Tren Net Outflow pada periode tersebut dinilai masih normal, sementara peningkatan itu diperkirakan akan berlanjut hingga Hari Raya Idul Fitri, sejalan dengan pola permintaan uang tunai masyarakat pada periode puncak kebutuhan setiap tahunnya.

“Bank Indonesia terus memantau perkembangan aliran uang guna menjaga stabilitas ketersediaan rupiah layak edar di seluruh wilayah kerja,” ujarnya.[ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!