Kab Pasuruan, Bhirawa
Pemkab Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau agar mayarakat sekitar atau pengguna jalan selalu ekstra waspada terhadap pohon tumbang. Termasuk ruas jalan wisata yang berpotensi rawan longsor. Lantaran cuaca buruk seperti angin kencang disertai hujan deras masih sering terjadi sejak dua pekan terakhir di wilayah Pasuruan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menyampaikan saat ini wilayah Kabupaten Pasuruan masih berada dalam musim hujan dengan intensitas yang tinggi. Dengan demikian, potensi bencana hidrometeorologi, khususnya tanah longsor, pohon tumbang masih terbilang tinggi.
“Di kawasan hulu Pasuruan, seperti di Kecamatan Tosari, Puspo, Tutur, Purwodadi, Gempol, Purwosari dan Lumbang mendapat perhatian khusus. Sedangkan, bagi warga maupun pengguna jalan kami minta untuk lebih waspada, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi,” ujar Sugeng Hariyadi, Selasa (20/1).
Disisi lain, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan juga kerap dilanda bencana angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang juga menjadi perhatiannya. Karena itu pihaknya terus melakukan langkah mitigasi nonstruktural dengan memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan bencana.
“Upaya mitigasi struktural, seperti penanganan tebing dan perbaikan infrastruktur, dilakukan oleh dinas teknis terkait yang sesuai kewenangannya,” jelasnya.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang bila menemukan tanda-tanda awal longsor maupun pohon tumbang.
“Hal ini mencegah terjadinya dampak yang lebih besar,” papar Sugeng Hariadi.[hil.kt]

