26 C
Sidoarjo
Thursday, February 26, 2026
spot_img

Berkat Prabowo, Mahasiswa Bersyukur Jalani Pertukaran Pelajar di UEA

Jakarta, Bhirawa

Mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) Sersan Mayor Dua Kadet Matematika Alif Shahnur mengaku bersyukur dapat mengikuti program pertukaran pelajar (student exchange) di Rabdan Academy, Uni Emirat Arab (UEA).

Program Rabdan Academy itu merupakan hasil kerja sama internasional antara Indonesia dan UEA. Investasi di bidang pendidikan, khususnya pertahanan ini, ditanam semasa Presiden RI Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2022.

“Rabdan Academy, program ini pencetusnya adalah Bapak Presiden sendiri,” ujar Alif sebagaimana keterangan yang diterima, Kamis.

Program pertukaran pelajar yang berlangsung selama satu semester di Faculty of Homeland Security tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertahanan di level global.

Dia menjelaskan pengalaman menempuh pendidikan di luar negeri menghadirkan tantangan sekaligus pelajaran yang sangat berkesan.

“Tantangan yang paling sering kami hadapi selama di luar negeri mungkin bagaimana menghadapi perbedaan kultur,” ungkapnya.

Meski demikian, Alif menekankan pengalaman akademik yang diperoleh justru memperkaya sudut pandangnya, terutama dalam bidang manajemen bencana.

Dia berkomitmen untuk membawa pulang ilmu serta wawasan global yang dia dapat guna memperkuat sistem pertahanan Indonesia.

“Banyak dari perspektif dosen-dosen di sini yang luar biasa, memperluas perspektif saya sendiri. Mungkin ini yang akan saya bawa ke Indonesia nanti,” lanjut Alif.

Sementara itu, Sersan Mayor Dua Kadet Teknik Mesin Karina Alexandria Silaban menyoroti pentingnya penguasaan ilmu keamanan dan pertahanan sebagai bekal untuk mengabdi kepada negara.

Berita Terkait :  Wartawan Parlemen Selayaknya Mengangkat Citra DPR RI. Bukan Justru Menjatuhkan

Karina juga menyampaikan berbagai perspektif serta pertukaran gagasan yang diperoleh selama program berlangsung, termasuk terkait keamanan perbatasan akan diterapkan secara nyata.

“Segala perspektif dan pertukaran pikiran antara dosen dan apa yang terjadi di Indonesia itu menjadi ilmu yang akan saya terapkan, terutama dalam hal keamanan di perbatasan,” ucapnya.

Program itu dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam memperkuat pertahanan nasional melalui pembangunan kualitas manusia.

Di era kepemimpinan Prabowo, penguatan sektor pertahanan tidak hanya menitikberatkan pada modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), akan tetapi juga pada investasi jangka panjang terhadap SDM unggul yang adaptif dan memiliki wawasan global.

Para mahasiswa juga mengharapkan agar kerja sama serta diplomasi pendidikan internasional dapat terus diperluas.

Melalui program tersebut, mahasiswa Unhan menegaskan kesiapan mereka untuk kembali ke tanah air dan mengabdikan ilmu serta pengalaman yang telah diperoleh demi kepentingan bangsa dan negara. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru