Surabaya, Bhirawa
Komitmen mendukung pemenuhan gizi pelajar terus dilakukan aparat kewilayahan. Senin (2/3), Anggota Koramil 0830/07 Simokerto, Sertu Heru Fahamsyah, melaksanakan pengawasan pendistribusian program Makan Sehat Bergizi dari Dapur Simokerto, Jalan Tambakrejo Nomor 49, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya.
Menurut Sertu Heru, pengawasan dilakukan guna memastikan proses distribusi berjalan aman, tertib dan tepat sasaran. Program kali ini merupakan rapelan untuk tiga hari, yakni Senin hingga Rabu (2-4 Maret 2026), dengan total 2.707 paket makanan yang disalurkan kepada tujuh sekolah di wilayah Kecamatan Simokerto.
”Adapun rincian penerima manfaat meliputi SD Kapasan III sebanyak 526 orang, terdiri dari 38 guru dan karyawan serta 488 siswa. Kemudian SLTPN 41 Surabaya sebanyak 798 orang, dengan 45 guru dan karyawan serta 753 siswa. Sementara SDN Simokerto I menerima 775 paket untuk 40 guru dan karyawan, serta 735 siswa,” kata.
Sertu Heru menjelaskan, distribusi juga menyasar SD Kapasan 5 dengan total 369 penerima (24 guru dan karyawan serta 345 siswa). TK Bethel menerima 29 paket untuk 1 guru dan 28 siswa. SD Bethel mendapatkan 109 paket bagi 12 guru dan karyawan serta 97 siswa. Sedangkan SLTP Bethel menerima 101 paket yang diperuntukkan bagi 15 guru dan karyawan serta 86 siswa.
Sertu Heru juga memaparkan, menu yang dibagikan terdiri dari dua kategori, yakni porsi kecil dan porsi besar. Untuk porsi kecil berisi muffin pisang, bakpao isi ayam, donat kentang keju, dua potong dimsum ayam, satu butir telur rebus, aneka buah (belimbing, jambu kristal, jeruk), satu buah pisang Cavendish, susu putih full cream 115 ml, serta tas paperbag. Sementara porsi besar memiliki komposisi serupa, namun dengan tambahan dua butir telur rebus sebagai peningkatan asupan protein.
Sertu Heru Fahamsyah menegaskan, pengawasan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab aparat teritorial dalam mendukung program peningkatan gizi anak sekolah. Ia juga memastikan seluruh paket yang didistribusikan dalam kondisi baik, layak konsumsi, dan sesuai jumlah penerima.
”Melalui kegiatan ini, diharapkan kebutuhan gizi siswa dapat terpenuhi secara optimal sehingga mampu menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar di lingkungan sekolah. Kehadiran Babinsa di lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan dalam mendukung kesejahteraan generasi muda,” tandasnya. [fen.hel]


